Breaking News:

Santunan Korban Kecelakaan

Jasa Raharja Maluku Kembali Beri Santunan Korban Kecelakaan di Namlea

Diketahui, Almarhum merupakan korban kecelakaan maut di perempatan depan Kantor Kejaksaan Negeri Buru, Namlea, Kamis (07/10/2021) lalu.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Humas PT Jasa Raharja Maluku
MALUKU: Petugas PT Jasa Raharja Cabang Maluku mendatangi kediaman ahli waris korban kecelakaan maut di perempatan depan Kantor Kejaksaan Negeri Buru, Namlea, Kamis (07/10/2021) lalu. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - PT Jasa Raharja Cabang Maluku kembali memberikan santunan bagi korban kecelakaan di Namlea.

Santunan sebesar Rp 50 juta itu diberikan langsung kepada ahli waris Ernawati, yakni istri dari Almarhum Saiful Mufit.

Diketahui, Almarhum merupakan korban kecelakaan maut di perempatan depan Kantor Kejaksaan Negeri Buru, Namlea, Kamis (07/10/2021) lalu.

"Untuk korban kecelakaan maut di Namlea , Penanggung Jawab Jasa Raharja Namlea, Hendra Lesnussa langsung menindaklanjuti untuk menyerahkan santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris yang merupakan istrinya sendiri," kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku, Triadi kepada TribunAmbon.com, Jumat (08/10/2021) siang.

Ia menerangkan, jika korban kecelakaan yang meninggal dunia berhak menerima santunan yang ditransfer via bank sebesar Rp 50 juta.

Mengingat, santunan tersebut merupakan komitmen Jasa Raharja untuk memenuhi hak korban kecelakaan lalu lintas, seperti tertuang dalam UU Nomor 34 tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Dengan ini, Triadi berharap bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar secara tertib membayar pajak dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) setiap tahunnya agar keselamatan mereka tetap terlindungi.

"Kepada masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar secara tertib membayar pajak dan SWDKLLJ supaya keselamatan mereka bisa tetap terlindungi oleh Jasa Raharja," pintanya.

MALUKU: Kediaman keluarga korban kecelakaan maut di perempatan depan Kantor Kejaksaan Negeri Buru, Namlea, Kamis (07/10/2021) lalu.
MALUKU: Kediaman keluarga korban kecelakaan maut di perempatan depan Kantor Kejaksaan Negeri Buru, Namlea, Kamis (07/10/2021) lalu. (Courtesy / Humas PT Jasa Raharja Maluku)

Pasalnya, sumber dana untuk membayar santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin Jasa Raharja itu diperoleh dari pembayaran SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun di Kantor Samsat bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Selain itu, Triadi menyampaikan turut berduka cita bagi keluarga korban meninggal dunia.

"Atas nama PT Jasa Raharja Cabang Maluku, turut berduka cita untuk keluarga korban meninggal dunia, semoga korban diterima di tempat terbaik disisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, kesabaran, dan kekuatan," ucap Triadi.

Untuk diketahui, kronologis kecelakaan bermula saat mobil toyota avanza warna hitam dengan nomor polisi DT-1867-OE yg di kemudikan oleh saudara Akmal Syarif datang dari arah Kantor Bupati Buru hendak menuju ke Rumah Sakit Umum Namlea di Desa Lala.

Di tengah perjalanan tepatnya di Jalan perempatan depan Kantor Kejaksaan Negeri Buru, Kecamatan Namlea, tiba-tiba muncul dari arah kanan jalan yaitu dari jalan depan SMK Negeri 7 Buru hendak menuju ke arah depan Masjid Alburuj Namlea, sepeda motor honda beat streat warna hitam tanpa nopol yang dikendarai oleh Saudara Saiful Mufit, melaju dengan kecepatan yang cukup kencang sehingga terjadilah tabrakan.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit umum Namlea di Desa Lala untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut, akan tetapi beberapa jam kemudian korban pengendara sepeda motor atas nama Saiful Mufit dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umun Namlea di Desa Lala.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved