Breaking News:

Sitti Hilang

Terungkap Alasan Kaburnya Sitti Fokaubun; Tak Mau Dijodohkan dengan Polisi dan Tentara

Selain itu, polisi juga berhasil mengungkap dugaan penyebab kaburnya Sitti, yakni terkait perjodohan.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; tangkapan layar akun Tim Marsegu
Tim Marsegu lacak keberadaan Sitti Fokaubun 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Keberadaan Sitti Rahmadanti Fokaubun, perempuan asal Namlea, Kabupaten Buru, yang dikabarkan hilang sejak dua pekan lalu, Kamis (16/9/2021), terlacak Tim Marsegu, Polres Pulau Buru.

Dari hasil pelacakan, perempuan kelahiran 1998 itu berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain itu, polisi juga berhasil mengungkap dugaan penyebab kaburnya Sitti, yakni terkait perjodohan.

Kanit Opsnal/ Katim Marsegu Polres Pulau Buru, Bripka Hasan Lessy menyatakan, orang tua Sitti hendak menjodohkan anaknya dengan anggota Polisi namun ditolak, begitupun ketika seorang anggota TNI hendak melamarnya.

Sitti lebih memilih seorang mahasiswa yang diketahui adalah pacarnya, berinisial MF.

MF sendiri belajar disalah satu kampus di Makassar.

"Jadi, analisa kami bahwa yang bersangkutan ini berpacaran, sehingga dia mengikuti pacarnya yang sedang kuliah di Makassar," kata Lessy kepada kepada TribunAmbon.com, Kamis, (30/9/2021) siang.

Baca juga: Keberadaan Sitti Fokaubun Sudah Terlacak, Posisi Terakhir di Makassar

Baca juga: Tiba-tiba Muncul di Instagram, Sitti Ngaku akan Pergi Umroh, Juga Minta Doa Restu

Lanjutnya, Tim Marsegu telah berkoordinasi dengan Polres Gowa untuk mengecek keberadaannya.

"Anggota Tim Marsegu dibantu tim Cyber Crime Polres Pulau Buru, terus melacak keberadaan Sitti Rahmadanti Fokaubun," tandasnya Lessy.

Diberitakan sebelumnya, Sitti dilaporkan hilang saat akan memberikan materi diskusi di Café Resto Faka-Faka, Kota Namlea, Kamis (16/9/2021) pekan lalu.

Kasat SPKT Polres Pulau Buru, Ipda Bastian Tuhuteru membenarkan kejadian itu, katanya korban sudah 12 hari menghilang.

"Iya betul, ada laporan dari keluarga korban hilang, selanjutnya nanti konfirmasi ke Humas," kata Tuhuteru, Senin (27/9/2021). (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved