Rabu, 6 Mei 2026

Maluku Terkini

6 Wilayah di Provinsi Maluku Rawan Kebakaran Hutan

Dinas Kehutanan Provinsi Maluku memberikan informasi terkait beberapa daerah di Maluku yang rentan terjadi kebakaran hutan.

Tayang:
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
[STR/Eurokinissi/AFP](STR/Eurokinissi/AFP)
Ilustrasi hutan terbakar. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNBON.COM - Kebakaran hutan menjadi perhatian dan harus diwaspadai terutama pada musim kemarau.

Dampaknya juga sangat berbahaya. Mulai dari merusak ekosistem hingga membuat polusi udara.

Dinas Kehutanan Provinsi Maluku memberikan informasi terkait beberapa daerah di Maluku yang rentan terjadi kebakaran hutan.

Salah satu staf Bidang Perencanaan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, Isak Silooy mengatakan, enam daerah di Maluku rawan terjadi kebakaran hutan.

Enam Kabupaten itu di antaranya, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan, Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

"Keenam kabupaten itu, masuk kategori rawan kebakaran hutan di Maluku," kata Silooy  di Kota Masohi, Maluku Tengah, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Sering Tergenang Air Saat Hujan, Warga Karpan-Ambon Keluhkan Drainase yang Tidak Berfungsi

Baca juga: Meski Diguyur Hujan, Pembukaan Pertandingan Perdana Liga 3 Maluku Tetap Digelar

Dia mencontohkan, salah satu hutan di Kawasan Pulau Buru yang dilihat dari banyaknya rumput ilalang yang beresiko membuat kebakaran hutan terjadi.

Juga, di sebagian wilayah Utara Pulau Seram.

Lanjutnya, saat ini pihaknya mendesain sebuah program yang nantinya digunakan untuk mendeteksi titik kebakaran.

Sebagai payung hukum, pihaknya telah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang tentang sistem penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Jadi untuk antisipasi nanti kita akan membuat semacam sistem pembekalan dini.," kata dia.

"Jadi kalau  terjadi kebakaran nanti masyarakat bisa langsung ajukan pengaduan secara online, dan nanti kita tindaklanjut," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved