Breaking News:

Ambon Terkini

Belajar Daring Berlangsung Lama, Wakil Rakyat Khawatir Tingkat Kebodohan Nampak di Ambon

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dialihkan sementara dengan belajar daring selama hampir dua tahun, Anggota DPRD Kota Ambon Fraksi Demokrat, Julius Toisu

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)
Siswa SMA melakukan Belajar online menggunakan telepon pintar. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dialihkan sementara dengan belajar daring selama hampir dua tahun, Anggota DPRD Kota Ambon Fraksi Demokrat, Julius Toisutta khawatir tingkat kebodohan di Kota Ambon bisa nampak.

“Khusus Wali Kota, catat sajalah jangan sampai setelah ini tingkat kebodohan lebih nampak di Kota Ambon,” kata Julius Toisutta kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).
Mengingat, pendidikan daring dinilai tidak efektif, karena pemahaman anak didik yang dilakukan secara online tidak dapat terserap dengan baik.

Selain itu, pengawasan guru terhadap pendidikan anak yang dilakukan dari rumah juga tidak maksimal.

“Pengawasan guru terhadap proses pendidikan anak di rumah juga tidak jalan maksimal, apalagi orang tua yang acuh tahu terhadap proses pendidikan anak. Kan ada orang tua yang malas tahu. Kasihan juga anak-anak menjadi rugi dalam bagaimana mereka menangkap sebuah proses pendidikan secara baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan pada saat waktu belajar di rumah, para anak didik ini malah bermain, karena tidak ada pengawasan dari guru maupun orang tua.

“Sekarang kita bicara bagaimana supaya kita bisa menghasilkan kualitas anak yang baik sementara proses pembiaran itu tetap berlangsung di tengah kehidupan masyarakat, kan kasihan,” tuturnya.

“Atas nama Partai Demokrat, kalau memang ada tugas lain yang dilakukan Wali Kota tidak masalah tapi kami minta supaya pendidikan dibuka secara tatap muka,” tandas Julius.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved