Vaksinasi Covid
Jauh dari Target, Baru 13 Ribu Warga Pulau Buru Divaksin
Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Buru, Udi Jainahu mengatakan realisasi vaksinasi di Kabupaten Buru masih jauh dari target.
Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Buru, Udi Jainahu mengatakan realisasi vaksinasi di Kabupaten Buru masih jauh dari target.
"Baru 12.976 jiwa yang sudah divaksin," kata Jainahu kepada TribunAmbon.com, saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Kamis (16/9/2021).
Target vaksinasi di Kabupaten Buru sebanyak 101.414 dan jumlah sasaran vaksinasi harian sebanyak 662 jiwa.
"Artinya masih kurang 88,536 jiwa lagi belum divaksin," ucap dia.
Baca juga: Partisipasi Warga Rendah, Vaksinasi Massal Covid-19 Sasar Pedesaan di Maluku Tengah
Baca juga: Perlindungan Vaksin Moderna Menurun Seiring Berjalannya Waktu, Sinyal Butuh Booster
Berikut data vaksinasi Covid-19 Kabupaten Buru, Kamis, 16 September 2021:
Tenaga kesehatan (nakes)
Target: 1.120 jiwa
Tahap satu: 1.093 jiwa
Tahap dua: 887 jiwa
Tahap tiga: 191 jiwa
Belum divaksin: 27 jiwa
Pelayanan Publik
Target: 13.458 jiwa
Tahap satu: 5.172 jiwa
Tahap dua: 3.323 jiwa
Belum divaksin: 8,.86 jiwa.
Lansia
Target: 7.069 jiwa
Tahap satu: 304 jiwa
Tahap dua: 139 jiwa
Belum divaksin: 6.765 jiwa.
Remaja
Target: 15.391 jiwa
Tahap satu: 215 jiwa
Tahap dua: 11 jiwa
Belum divaksin: 15.176 jiwa
Masyarakat Umum
Target: 64.476 jiwa
Tahap satu: 6.194 jiwa
Tahap dua: 1.826 jiwa
Belum divaksin: 58.282 jiwa
Total vaksinasi tahap satu: 12.978 jiwa
Tahap dua: 6.186 jiwa
Tahap tiga: 191 jiwa
Belum divaksin: 88.536 jiwa.
Jainahu mengungkapkan, untuk vaksinasi tahap tiga, baru divaksin hanya nakes.
"Untuk vaksin tahap tiga, vaksin moderna, hanya diperuntukkan bagi nakes,," ungkapnya
Dia menjelaskan, vaksinasi masih terus dilakukan di beberapa puskesmas.
Selain pemda, pihak kepolisian juga gencar malaksanakan vaksinasi massal.
"Hari ini stok vaksin jenis sinovac sudah habis, dan masih menunggu untuk di kirimkan lagi," kata dia.
"Namun masih ada stok vaksin jenis moderna sebanyak 3598 dosis, nantinya akan digunakan selain untuk nakes, bisa juga untuk umum, baik tahap satu, dua dan tiga," jelasnya.
Menurutnya, alasan belum mencapai target, selain kurangnya stok vaksin, banyak masyarakat merasa takut, karena berita hoax.
"Kalau banyak masyarakat tidak mau divaksin itu sangat relatif, soalnya sampai dengan hari ini pun, masih banyak mau vaksin, kalaupun tidak mau mungkin karena berita hoax, sehingga mereka tidak mau. Contohnya banyak di sosmed, ada postingan berlebihan tentang vaksinasi," ujar Jainahu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/vaksin-massal-buru100.jpg)