Breaking News:

Maluku Terkini

Lagi, Mahasiswa di Pulau Buru Desak Buka Tambang Gunung Botak, Pendemo; Biarkan Masyarakat Bekerja

Para mahasiswa ini mendesak pemerintah kabuapten segera membuka tambang emas Gunung Botak, di Desa Kayeli.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Mahasiswa menggelar aksi unjukrasa di kantor Bupati Buru, Senin (13/9/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Namlea menggelar aksi unjukrasa di kantor Bupati Buru, Senin (13/9/2021) siang.

Para mahasiswa ini mendesak pemerintah kabuapten segera membuka tambang emas Gunung Botak, di Desa Kayeli.

Dalam aksinya, pendemo membawa satu spanduk berukuran besar dan berorasi secara bergantian  menyampaikan aspirasi mereka.

Koodinator aksi, Ateng Facey, dalam orasinya mengatakan, Pemda Buru harus kembali membuka tambang emas gunung botak, karena banyak masyarakat yang bergantung hidupnya di sana.

"Di massa pandemi covid-19, HMI Cabang Namlea meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buru, untuk segera membuka tambang gunung botak," katanya.

Beberapa saat melakukan aksi, pendemo ditemui Bupati Buru, Ramli Ibrahim Umasugi.

Baca juga: Vaksinasi Nakes di Maluku Tengah Dosis 1 dan 2 Hampir Capai Target

Baca juga: Update Vaksinasi; Baru 9 Ribu Warga Maluku Tengah Disuntik Vaksin Dosis Kedua

Dihadapan massa, bupati menyatakan telah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk segera membuka tambang.

"Pada tanggal 21 April 2021, ada surat dari Dirjen Minerba untuk Pemda Buru dan Pemerintah Provinsi Maluku, untuk mengusulkan blok penambangan di area Gunung Botak dan tambang Gogorea," kata Umasugi.

Sejumlah langkah strategis lain juga akan dilakukan agar usulan tersebut bisa didengar pemerintah psuat.

"Agar Pusat mempercepat legalitas pertambangan di Pulau Buru," tandasnya.

Usai mendengar penjelasan Bupati, para pengunjukasa langsung membubarkan dengan tertib. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved