Breaking News:

Maluku Terkini

Tangani 30 Kasus Kekerasan Perempuan di Maluku, Widya Minta Dukungan

Sementara itu, terdapat 145 pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Maluku selama periode Januari - September 2021.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Ridwan Tuasamu
Gubernur Maluku, Murad Ismail beserta Ketua P2TP2A, Widya Pratiwi, Jum'at (10/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sepanjang tahun 2021 Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Maluku menangani 30 kasus kekerasan.

Jumlah tersebut didominasi oleh kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebanyak 16 kasus.

Data tersebut diungkap Ketua P2TP2A Maluku, Widya Pratiwi saat acara dialog kekerasan terhadap perempuan dan anak. di Kantor Gubernur, Jum'at (10/9/2021) sore.

"Kasus kekerasan terhadap anak yang kita tangani sepanjang tahun ini ada 30," ungkap Widya

Sementara itu, terdapat 145 pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Maluku selama periode Januari - September 2021.

Jumlah tersebut tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku.

Baca juga: Pakai Sabu, Pattinama Divonis 1 Tahun Penjara

Baca juga: Tarif Baru Angkot di Ambon, Dishub Sarankan Sopir Sediakan Uang Receh

Lanjutnya, P2TP2A Maluku berharap ada dukungan dari pemerintah dan Komnas Perempuan untuk mengatasi kekerasan tersebut.

"Kami harap dukungan dari pemerintah provinsi dan Komnas Perempuan untuk mengatasi kekerasan yang kerap terjadi," tandasnya

Widya mengaku sangat prihatin dengan besarnya jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi khususnya di Maluku.

Dialog pencanangan gerak bersama Maluku lawan kekerasan terhadap perempuan dan anak dilaksanakan untuk mencari solusi mengatasi masalah tersebut. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved