Maluku Terkini
BBM Langka, Sopir Angkot di Masohi Mengeluh
Antrean panjang untuk mendapatkan BBM pun tidak terhindarkan di SPBU Batas Kota, Kelurahan Namasina, Kota Masohi, Maluku Tengah.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai langka di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.
Antrean panjang untuk mendapatkan BBM pun tidak terhindarkan di SPBU Batas Kota, Kelurahan Namasina, Kota Masohi, Maluku Tengah.
SPBU itu hampir setiap harinya dipadati kendaraan roda dua dan empat.
Para sopir terutama Angkutan Umum (Angkot) harus terpaksa mengantre berjam-jam demi mendapatkan beberapa liter BBM untuk kendaraan mereka.
Kondisi ini terjadi hampir setiap hari sehingga membuat mereka mengeluh.
• UPDATE Covid-19 2 September: Angka Kesembuhan di Tanah Air Tembus 3,7 Juta, Kasus Aktif Menurun
Junaid Wenno, salah satunya, Sopir Angkot jurusan Masohi-Sepa ini mengeluhkan susahnya mendapatkan bahan bakar yang belakangan semakin langka di SPBU.
"Kita mau dapat minyak saja susah. Harus antri berjam-jam baru dapat," kata Juna kepada TribunAmbon.com di Masohi. Kamis (2/9/2021).
Selain itu Juna juga mengeluh soal pelayanan SPBU yang tak hanya melayani kendaraan, namun juga melayani jirigen milik para pengecer minyak yang memakan waktu antrean.
"Antrian tidak lama bagaimana SPBU dong layani jirigen disiang hari buat para pengecer itu yang bikin antrian jadi lama," ujar Juna.
Menanggapi persoalan ini Pengawas Lapangan SPBU, Alfin Toisutta mengatakan, terkait kelangkaan BBM disebabkan jatah SPBU yang terbatas.
Baca juga: Kemenkes Sebut Varian Delta Masih Dominan, Penularannya 5 Kali Lebih Cepat
"Stok BBM disini memang terbatas karena jatah untuk semua SPBU kan kan dari Pertamina yang tentukan," jawab Alfin.
Ditambahkan, persatu hingga dua hari SPBU tempat ia bekerja itu diberi jatah paling sedikit 5.000 liter dan paling banyak 10.000 liter.
"Kita paling sedikit itu dapat 5000 liter dan paling banyak 10 ribu," ugkapnya.(*)