Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Mau Biking Bae Tuh Jang Tahang-tahang

"Kalu memang ada, kasih sa, biar akang jadi kasbi sa'isi ka sagumantah saloko" (=jika ada, berilah, walau hanya sedikit ubi kayu

Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Hutan Bakau di Kariuw 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - "Orang banya susah, jang tahang-tahang kalu memang bisa par tulung" (=banyak orang susah, jangan menunda jika kita bisa menolong mereka).

"Kalu memang ada, kasih sa, biar akang jadi kasbi sa'isi ka sagumantah saloko" (=jika ada, berilah, walau hanya sedikit ubi kayu atau segenggap tepung sagu).

"Dong dapor ba'asap par oras tuh, akang asap bobou manucu idong sadap paskali" (=asap dapurnya hari itu wanginya menusuk hidung).

"Jang paskali biking susah orang laeng, apalai dudu la ator tar bae par orang" (=jangan menyusahkan orang lain, jangan duduk merancang kejahatan kepada mereka).

"Jang biking dadeso par diri sandiri" (=jangan membuat jerat untuk diri sendiri), "tagal kalu dong kanal susah, eso lusa ale yang dapa bambang sampe binaut paskali" (=karena jika mereka susah, kelak anda yang akan terpanggang sampai susah menahan panas).

Baca juga: Kuti Kata; Mari Rapat Kamari

Baca juga: Kuti Kata; Biking Diri Tau-Tau

"Jang hidop cuma par cari hal deng orang laeng" (=jangan suka mencari gara-gara dengan orang lain), "macang tar ada karja" (=seperti orang yang tidak ada kerjanya).

"Kalu su hidop babae tuh, jaga akang, tagal itu par anana cucu eso lusa" (=jika sudah hidup dalam relasi yang baik, jagalah sebab itu untuk anak cucu kita kelak).

"Dame tuh dame sa" (=damai itu damai), "kalu su bilang sampe jua, sampe, jang soso bara baru lai" (=jika sudah bilang stop sampai di sini, stop, jangan meniup bara lagi).

"Seng usah jalus" (=tidak usahlah cemburu itu), "kalu dong su sanang, itu tagal dong upaya su lama" (=jika mereka bahagia, itu karena mereka susah berusaha sejak lama), "jadi katong jua musti upaya lai, loko karja situ kalu mau tabongko-bongko, loko karja sa daripada dudu tarkira la jalus orang" (=kita harus berusaha juga, bila perlu kerja saja walau harus terbungkuk-bungkuk, daripada dudu memperhatikan dan mencemburui orang lain).

"Hidop nih eksameng seng brenti, jadi musti pande" (=hidup ini banyak ujiannya, jadi harus pandai).

"Jang jadi kalam par konci pintu dari orang sudara" (=jangan mengunci pintu dari saudara; kalam = sepotong kayu yang biasa dipasang melintang pada pintu sebagai kunci).

"Biking bae tuh jang tahang-tahang" (=jangan menunda untuk berbuat baik).

"Hidop randa-randa sa, tagal katong tarbisa tarangka sampe bungang-bungang rumah" (=rendah hati saja sebab kita tidak bisa terangkat ke bubungan rumah).

Ini ungkapan yang mengingatkan kita bahwa "ale mau jadi apa ka dong jadi apa, katong kaki sama-sama inja tanah" (=menjadi apa pun kita, kaki kita masih sama-sama menjejaki tanah).

#Elifas Tomix Maspaitella

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved