Maluku Terkini
Disperindag Maluku Akan Genjot Ekspor Tuna dan Udang
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku berencana meningkatkan ekspor tuna dan udang.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku berencana meningkatkan ekspor tuna dan udang.
Hal ini dilakukan untuk mengembalikan capaian ekspor yang sempat menurun di awal tahun 2021 akibat pandemi Covid-19.
Menurut Kepala Disperindag Maluku, Elvis Pattiselano, musim tuna akan terjadi pada September mendatang.
"Musim tuna bukan September nanti diharapkan menaikkan nilai ekspor kembali," kata Elvis, Jum'at (27/8/2021).
Dia menilai, turunnya nilai ekspor karena negara pembeli seperti China dan negara lainnya sempat melakukan pembatasan akibat Covid-19.
Sehingga banyak restoran yang akhirnya harus tutup dan mengakibatkan daya beli ikan tuna juga ikut menurun.
Diharapkan dengan musim tuna yang akan berlangsung bisa meningkatkan daya beli dari negara Asia bahkan Eropa lainnya.
Selain tuna, udang juga diharapkan bisa membantu peningkatan nilai ekspor.
Ekspor komoditi udang dikatakan sempat meningkat pada tahun 2020 lalu, tetapi kembali menurun di semester pertama 2021.
"Kita akan coba dorong juga sektor lainnya," ujarnya
Bukan hanya sektor perikanan, Disperindag juga berharap bisa mendorong ekspor kayu lapis.
Diakuinya, pihak Disperindag dan Bea Cukai sudah berkoordinasi dengan PT. Wainibe di Kabupaten Buru.
Pihaknya akan memfasilitasi pelaku usaha tersebut agar melakukan ekspor dari Maluku.
Selama ini PT. Wainibe dan sejumlah pelaku usaha lainnya sering kali melakukannya Ekspor melalui jalur Surabaya karena kurangnya fasilitas yang disediakan pemerintah daerah Maluku.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2782021-disperindag.jpg)