Breaking News:

Ambon Hari Ini

Proyek TPU Arbes Terbengkalai, Warga; Kami Kesulitan Cari Tempat Pemakaman

Pengerjaan proyek Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Perumahan Ulima Indah Air Besar (Arbes) terbengkalai.

Mesya Marasabessy
Pengerjaan proyek Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Perumahan Ulima Indah Air Besar (Arbes) RT 06 RW 17, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon kini terbengkalai. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Saiful Hitara

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pengerjaan proyek Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Perumahan Ulima Indah Air Besar (Arbes) RT 06 RW 17, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon kini terbengkalai.

Salah satu warga setempat, Kadir Kiliwow mengaku dengan terbengkalainya proyek TPU ini, mereka merasa kesulitan mencari tempat pemakaman.

"Kemarin ada warga kami yang meninggal dunia, tapi kami kesulitan untuk mencari tempat pemakaman," kata Kadir Kiliwouw kepada TribunAmbon.com, Senin (23/8/2021).

Salah satu warga, Kadir Kiliwow.
Salah satu warga, Kadir Kiliwow. (Mesya Marasabessy)

Menurutnya, proyek yang dibangun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Ambon ini sudah 12 tahun makan waktu pengerjaan namun tak kunjung rampung hingga saat ini.

Baca juga: Pastikan Negatif Covid-19, Wali Kota Ambon Akhirnya Kembali Bekerja

Baca juga: Ambon Siap Sekolah Tatap Muka , Fahmi Sallatalohy; Masih Tunggu Izin Wali Kota

Mengingat, awal pengerjaan proyek itu sejak tahun 2009 silam dan hingga sekarang di tahun 2021 ini pengerjaannya belum rampung.

"Kurang lebih awal-awal pengerjaan tahun 2009 sampai dengan sekarang belum rampung, terakhir dikerjakan tahun 2017," ungkapnya.

Ia mengharapkan, Pemerintah Kota Ambon harus lebih serius menangani masalah ini agar warga sekitar tidak merasa sulit saat mencari tempat pemakaman.

"Sampai kapan, TPU bisa dipergunakan karena realitas sekarang warga kesulitan mencari tempat pemakaman. Hampir semua TPU di kawasan Batu Merah Penuh, akhirnya warga kesulitan memakamkan sanak saudara yang telah meninggal dunia. Saya berharap kepada pPmerintah Kota Ambon untuk lebih serius dalam menyikapi persoalan ini, agar kedepannya apabila ada orang meninggal lagi kami tidak kesulitan mencari tempat pemakaman," tandasnya.

Diketahui, proyek tersebut membutuhkan dana mencapai 1,9 miliyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) tahun anggaran 2007. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved