Sabtu, 25 April 2026

Maluku Terkini

92 Persen Wilayah Maluku Dipenuhi Lautan, Murad; Potensi Perikanan Masih Belum Optimal

Meski memiliki wilayah laut yang sangat besar hingga mencapai 92,4 persen, sektor perikanan di Maluku belum cukup maksimal.

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Muh Ridwan Tuasamu
Gubernur Maluku, Murad Ismail saat hadiri Diklat Sesdilu Kemenlu secara virtual, Rabu (4/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Meski memiliki wilayah laut yang sangat besar hingga mencapai 92,4 persen, sektor perikanan di Maluku belum cukup maksimal.

Hal ini diungkap Gubernur Maluku, Murad Ismail saat mengikuti Diklat Sesdilu Kemenlu, Rabu (4/8/2021).

"Pengelolaan potensi perikanan belum optimal," akui Murad.

Lanjutnya, dia mengatakan sektor perikanan belum bisa dioptimalkan karena minimnya sarana dan prasarana yang tersedia.

Padahal potensi perikanan tangkap bisa mencapai 4,6 juta ton per tahun atau setara 37 persen dari 12,7 juta total potensi sumber daya ikan nasional.

Baca juga: Bahas Potensi Daerah Maluku, Barnabas Orno Ingin Anak Muda Lebih Kreatif

Maluku juga memiliki 3 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) yakni 714 di Banda, 715 di Halmahera dan 718 di laut Arafura.

"Kita bisa berlega hati dengan hadirnya LIN," ujarnya

Namun dia mengakui cukup lega karena akan dimulainya program LIN menyusul pembangunan Ambon New Port di Desa Tulehu dan Waai, Maluku Tengah.

Ditetapkannya Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional akan sangat berdampak besar bagi pembangunan daerah terutama sektor perikanan.

Diketahui, Ambon New Port merupakan pelabuhan terintegrasi antara pelabuhan logistik dan pelabuhan perikanan yang akan dibangun di atas area seluas 900 hektar.

Peletakan batu pertama Ambon New Port akan dilakukan langsung Presiden Indonesia Joko Widodo. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved