Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Lia Anana Yatim Piatu Lae

Dong pung orangtotua su tar ada, hidop sabatangkara" (=orangtua mereka sudah tiada, hidupnya sebatangkara),

Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Biji kenari di piring 

"Lia anana yatim piatu" itu semacam perintah yang sumbernya dari atas. "Itu Tuhan pung mau" (=itu perintah Tuhan).

"Jadi jang maeng-maeng deng akang" (=jadi jangan dianggap sepele).

Baca juga: Kuti Kata; Sapa Sa Bisa, Asal Mau

Baca juga: Kuti Kata; Jang Paksa

"Tagal itu, dolo pas sisi sagu di goti, biking tumang kacil par yatim piatu deng balu lai" (=karena itu dahulu ketika mengambil hasil olahan sagu, harus dibuat satu tumang kecil untuk anak yatim piatu dan janda; tumang adalah wadah tempat pati sagu/sagumantah yang dibuat dari anyaman daun sagu).

"Orang pulang redi, kalu ada balu deng anana yatim piatu di pinggir pante, lego saloko saloko par dong" (=orang pulang menjaring ikan, jika ada janda dan anak yatim piatu di tepi pantai, berilah bagian mereka juga).

"Bagitu lai isi kabong tuh, kalu mau pi gale, panggel dong, mangkali dong bisa bawa pulang kasbi sa isi" (=demikian pun hasil kebun, jika hendak dipanen, ajak mereka, mungkin mereka bisa pulang dengan seisi ubi kayu).

Ini pelajaran tentang "jang sakakar, jang culas, jang makang sandiri" (=jangan kikir, jangan berbohong dalam arti menyembunyikan berkat, jangan makan sendiri).

Tetapi hidup ini harus "barbage, tau kas' makang orang lai" (=berbagi, tau melayani orang lain), sebab "biking bae par dong itu, dapa berkat di sagala tampa" (=berbuat baik kepada mereka, diberkati di berbagai tempat).

#Elifas Tomix Maspaitella

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved