Breaking News:

Ambon Hari Ini

Soulissa Banjir Dukungan, HMI Ternate; Kalau Tidak Dibebaskan, Kami Akan Aksi Protes

Gufran pun menyebut tindakan aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease bernuansa premanisme.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
ISTIMEWA
Kader HMICabang Ambon, Risman Soulissa saat menjalani pemeriksaan di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Umum/Formateur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate, Gufran Ayub menilai penangkapan terhadap Kabid PTKP HMI cabang Ambon, Risman Soulissa cacat hukum karena tidak sesuai prosedur penangkapan yang semestinya.

Gufran pun menyebut tindakan aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease bernuansa premanisme.

“Jika penangkapan itu dilakukan oleh aparat, seharusnya mereka menggunakan atribut sebagai polisi, namun berdasarkan informasi yang saya peroleh, penangkapan itu dilakukan dengan represif tanpa menujukan surat perintah penangkapan.” Ujar Gufran, Kamis.

Menurut Gufran, Tindakan tersebut terkesan in-konstitusional, karena tidak sesuai dengan prosedur penangkapan dan tindakan aparat tersebut telah mencederai nilai demokrasi. 

“Teman-teman di Ambon yang memprotes kebijakan PPKM tentu memiliki alasan yang kuat dan itu adalah hak demokrasi setiap warga Negara untuk menyampaikan aspirasinya,” kata dia.

Lanjutnya, ia menegaskan, HMI Cabang Ternate mengecam keras tindakan yang cacat proosedur dan in-konstitusional tersebut.

Baca juga: Badko HMI Maluku-Malut Ancam Lakukan Aksi Besar-besaran Jika Risman Soulissa Tak Dibebaskan

Baca juga: Soulissa Takkan Dibebaskan, Polisi: Pelapor Unggahan Ajak Demo Copot Jokowi Enggan Cabut Laporan

Dia pun mengancam jika Soulissa tidak segera dibebaskan, HMI Cabang Ternate akan melakukan aksi protes terhadap tindakan tersebut.

“Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ternate mengecam keras tindakan tersebut, kami minta agar Risman Solisa segera di bebaskan, Risman adalah kader HMI, jika tidak diindahkan saya akan mengkosolidir teman-teman di HMI Cabang Ternate untuk melakukan protes terhadap tindakan tersebut.” tandasnya.

Diketahui, Risman Soulissa ditangkap di sekitaran bundaran Poka, Teluk Ambon, Minggu (25/7/2021) malam.

Ia ditangkap karena postingan di social media miliknya yang mengandung seruan untuk demonstrasi penolakan PPKM dan seruan untuk mencopot Presiden Joko Widodo dari jabatannya saat ini. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved