Banjir di Maluku Tengah
4 Kawasan di Maluku Tengah Dikepung Banjir, 86 Unit Rumah Terendam
Empat kawasan itu yakni, Kilometer 8, 9, 10, dan Kilometer 12. Akibatnya, 86 unit rumah ikut terendam banjir.
TRIBUNAMBON.COM - Setidaknya empat kawasan di petuanan atau anak dusun Negeri/Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, Maluku dikepung genangan air, Kamis (22/7/2021).
Empat kawasan itu yakni, Kilometer 8, 9, 10, dan Kilometer 12.
Akibatnya, 86 unit rumah ikut terendam banjir.
Puluhan rumah itu tersebar sebanyak 25 KK di Kilometer 8, Kilometer 9 sebanyak 16 KK, Kilometer 10 sebanyak 18 KK dan Kilometer 12 sebanyak 27 KK.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah mendistribusikan bantuan sembako kepada keluarga terdampak berupa
Instan, Minyak goreng, Ikan Kaleng, Daun teh, dan Air mineral.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala BPBD Maluku Tengah, Abdul Latief Key.
"Kita sudah berikan. Total penerima bantuan semuanya ada 86 penerima. Mereka adalah yang terdampak genangan air,"kata Kepala Sub Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Maluku Tengah, Muhammad Moni, Kamis (21/7/2021).
Diberitakan sebelumnya, banjir melanda kawasan permukiman di dekat aliran Sungai (Kali) Hollo, Kecamatan Amahai Maluku Tengah, Kamis (22/7/2021) dini hari.
Rumah warga di kawasan Kilo Meter 10, Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Kecamatan Amahai digenangi air setinggi lutut orang dewasa.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, tampak air mulai menggenangi rumah warga di kawasan itu.
Dari keterangan warga sekitar genangan air mulai meninggi sejak pukul 03:00 dini hari.
Genangan air terjadi lantaran hujan lebat yang mengguyur Kota Masohi dan sekitarnya sejak kemarin.
"Ini air dari tadi ampe siang (sepertiga malam) sampe sekarang ini,"kata Tahir.
Tak hanya menggenangi rumah warga, setengah bandan jalan di kawasan jalur Trans Seram itu juga terbedam air.
Sehingga kendaraan yang melaju dari dua arah disarankan untuk memperlambat laju kendaraan baik roda dua maupun roda empat dan enam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2272021-banjir.jpg)