Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Sudah Sepekan Satu Unit Rumah Dampak Longsor di Gunung Malintang-Ambon Belum Dibersihkan

Satu unit rumah dibiarkan terbengkalai setelah longsor akibat hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dan sekitarnya pekan lalu.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Dedy
AMBON: Reruntuhan rumah Gunung Malintang Lama, RT 05 RW 06, Sirimau, Ambon belum dibersihkan, Minggu (18/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Satu unit rumah dibiarkan terbengkalai setelah longsor akibat hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dan sekitarnya pekan lalu.

Rumah milik warga di kawasan Gunung Malintang Lama, RT 05 RW 06, Sirimau, Ambon itu diketahui roboh dan hanya menyisakan puing-puing.

Hingga saa ini material bangunan rumah itu belum dibersihkan.

Menurut salah seorang warga, sejak terjadinya longsor pekan lalu pada Minggu, (11/7/2021) malam hingga saat ini, material bangunan rumah yang roboh itu belum juga dibersihkan.

“Sudah satu minggu puing-puingnya seperti itu, belum ada yang bantu untuk bersihkan puing-puingnya,” Ujar Rustam kepada TribunAmbon.com, saat ditemui di lokasi, Minggu (18/7/2021) siang.

Baca juga: Sepekan Dibiarkan Miring, Pohon Depan Unpatti Akhirnya Ditebang

Ia mengatakan, sejak terjadinya longsor, pemilik rumah langsung mengevakuasikan diri ke rumah kerabatnya yang berlokasi di kawasan lain.

“Pemilik rumah sekarang tinggal dengan keluarganya di Kanawa,” kata dia.

Rustam mengatakan, daerah lingkungan yang ditinggalinya tersebut termasuk salah satu daerah rawan longsor ketika musim hujan.

Bahkan, rumah yang roboh tersebut sebelumnya selalu mengalami longsor, namun tidak separah tahun ini.

“Daerah sini memang rawan, karena tanahnya, tanah kali mati, jadi setiap tahun kalau musim hujan pasti longsor saja. Apalagi rumah itu sebelumnya sudah sering longsor tapi hanya sebagian kecil saja, sampai akhirnya longsor merobohkan seluruh bangunan rumah,” ujarnya.

Dia mengakui, dengan intensitas hujan yang mengguyur Ambon dan sekitarnya beberapa hari terakhir, beberapa rumah di kawasan itu juga terancam tergerus akibat kondisi tanah yang tidak stabil.

Peningkatan kandungan air dalam lereng di kawasan itu berpotensi terjadinya akumulasi air yang merenggangkan ikatan antar butir tanah dan akhirnya mendorong butir-butir tanah untuk longsor.

TribunAmbon.com telah mencoba menghubungi pihak BPBD Kota Ambon, namun sampai saat ini belum mendapatkan konfirmasi apapun.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved