Senin, 13 April 2026

Fakta Unik tentang Bunga Teratai: Punya Banyak Warna hingga Waktu Mekar Terbaik

Selain memiliki banyak manfaat, bunga teratai juga memiliki banyak keunikan. Berikut fakta menarik mengenai teratai yang perlu kamu tahu.

Editor: Citra Anastasia
Pixabay
Bunga teratai. 

TRIBUNAMBON.COM - Bunga teratai menjadi tumbuhan perairan yang memiliki banyak manfaat.

Selain banyak manfaat, teratai juga memiliki beragam keunikan.

Keunikannya tersebut antara lain dari warna yang bermacam-macam hingga waktu mekar yang paling baik.

Bentuk daunnya pun bermacam-macam, mulai daun berbentuk cangkir, bintang, atau bergerigi.

Berikut fakta menarik mengenai teratai yang perlu kamu tahu.

Baca juga: Cara Menggunakan Bunga Teratai untuk Perawatan Wajah, Bisa Bikin Kulitmu Lebih Cerah dan Glowing

1. Teratai memiliki berbagai jenis warna bunga

Teratai.
Teratai. (pixabay/Pexels)

Bunga teratai sering diibaratkan memiliki warna putih klasik yang mekar dari daun teratai hijau tua.

Faktanya, teratai bisa tumbuh dalam warna-warna pelangi, termasuk merah muda, merah, jingga, kuning, ungu, dan biru.

Varietas teratai tropis memiliki warna permata (ungu, jingga, biru cerah, dan kuning), sedangkan varietas hardy yang hidup di daerah empat musim biasanya mempunyai corak warna pastel.

Beberapa bunga teratai berubah warnanya seiring mekar. Bahkan warna daunnya bervariasi, dari hijau tua, belang-belang, hingga merah anggur.

Baca juga: Manfaat Teratai bagi Kecantikan yang Mungkin Belum Kamu Tahu, Bisa Mencerahkan Kulit

2. Teratai berperan dalam ekosistem air

Meski dikenal karena penampilannya yang menakjubkan, teratai memiliki peran penting dalam ekosistem air.

Tanaman ini banyak ditemukan di perairan dangkal dan tawar seperti kolam, danau, dan tepi sungai yang arusnya tenang.

Karena mereka bertumpu di atas permukaan air, bunga dan bantalan daun memberikan keteduhan di atas air, menjaga air tetap sejuk dan mencegah ganggang tumbuh secara berlebihan.

Tanaman ini juga membantu melindungi ikan yang berenang di bawahnya dari panas matahari dan burung pemangsa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved