Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Pedagang di Batu Koneng-Kota Ambon Masih Trauma, Takut Longsor Susulan

Mereka pun khawatir akan terjadi longsor susulan mengingat kondisi cuaca di Kota Ambon dan sekitarnya masih berpotensi hujan lebat.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Seorang warga sedang berdiam diri didepan lapaknya yang masih utuh. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pedagang pisang di Batu Koneng, Kota Ambon mengaku masih trauma dengan kejadian longsor, Minggu (11/7/2021) malam.

Mereka pun khawatir akan terjadi longsor susulan mengingat kondisi cuaca di Kota Ambon dan sekitarnya masih berpotensi hujan lebat.

“Kami takut terjadi longsor susulan, karena yang tadi malam saja sudah sebesar itu,” Kata salahs eorang pedagang, Jamila saat diawawancarai TribunAmbon.com, di lokasi longsor, kawasan Batu Koneng, Teluk Ambon, Kota Ambon, Senin (12/7/2021) sore.

Jamila mengaku takut  ketika berada di dalam lapak sembari menunggui dagangannya.

Dia lebih memilih berdiri di luar lapak sembari menjajakan dagangannya kepada pengendara yang melintas.

“Apalagi musim hujan seperti ini, kalau hujannya seperti tadi malam tanah terkikis, pasti longsor lagi. Untuk tidur saja kami tidak nyenyak,” kata dia.

Jejeran lapak di Pasar Buah Batu Koneng, Jalan Syaranamual, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon yang terdampak longsor, Senin (12/7/2021).
Jejeran lapak di Pasar Buah Batu Koneng, Jalan Syaranamual, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon yang terdampak longsor, Senin (12/7/2021). (TribunAmbon.com/ Adjeng Hatalea)

Baca juga: Longsor di Pasar Buah Batu Koneng – Ambon, Tujuh Lapak Rusak Total

Baca juga: Taman I Ambon Jadi Wahana Pemandian Para Bocah

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, material longsor menutupi badan jalan kini telah dipinggirkan ke bibir jalan.

Namun hingga kini belum ada alat berat yang datang mengangkat timbunan material longsor yang menimpa lapak warga itu.

BMKG Ambon memprediksikan puncak musim penghujan pada Juli ini dan mulai reda Agustus mendatang.

BMKG pun menghimbau warga, terkhusus yang bermukim di bantaran sungai dan lereng bukit untuk lebih waspada. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved