Jumat, 10 April 2026

Nasional

Indonesia Telah Terima 122.735.260 Dosis Vaksin Covid-19

Indonesia baru saja mendapatkan vaksin Moderna dari Amerika Serikat sebanyak 3.000.060 dosis pada Minggu (11/7/2021).

Editor: Adjeng Hatalea
JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Moderna - Gambar kreatif ini diambil di sebuah studio di Paris pada 16 November 2020, menunjukkan jarum suntik dan botol vaksin dengan logo Moderna, menggambarkan pengumuman vaksin eksperimental terhadap Covid-19 dari Moderna yang 95% efektif. Terbaru, Moderna Mulai Menguji Vaksin Covid-19 pada Bayi Berusia 6 Bulan dan Anak di Bawah 12 Tahun. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Indonesia baru saja mendapatkan vaksin Moderna dari Amerika Serikat sebanyak 3.000.060 dosis pada Minggu (11/7/2021).

Dengan tambahan itu, secara keseluruhan Indonesia telah menerima 122.735.260 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk vaksin jadi maupun vaksin curah.

"Dalam catatan Kementerian Luar Negeri, dengan ketibaan vaksin Moderna hari ini, Indonesia telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (11/7/2021).

Adapun rinciannya yakni Sinovac 108.500.000 dosis yang sebagian besar dalam bentuk curah. Kemudian, AstraZeneca dari jalur Covax Facility sebanyak 8.236.800 dosis. Lalu, vaksin Sinopharm berjumlah 2.000.000 dosis vaksin jadi.

Baca juga: Pria Lebih Mungkin Terkena Covid-19 Gejala Parah, Ini Penyebabnya

Adapun 500.000 di antaranya merupakan dukungan dari Pemerintah Uni Emirat Arab.

Selanjutnya, 998.400 dosis AstraZeneca yang merupakan dukungan doses-sharing bilateral dari Jepang dan Moderna yang merupakan dose-sharing dari Amerika Serikat melaui Covax Facility sebanyak 3.000.060 dosis.

Indonesia juga telah menerima tawaran dukungan dari beberapa negara, antara lain Jepang, akan mengirimkan tahap kedua vaksin AstraZeneca.

Tawaran serupa juga datang dari Belanda, Inggris, Australia, dan Uni Emirat Arab untuk dose-sharing yang kedua.

Retno mengatakan, jutaan vaksin dari jalur pengadaan komersial maupun dari dukungan internasional dan bilateral direncanakan akan tiba pada Juli ini.

"Pemerintah akan terus bekerja keras untuk memastikan ketersediaan vaksin bagi Indonesia. Kesehatan dan keselamatan rakyat akan selalu menjadi prioritas," kata dia. 

(Kompas.com / Wahyuni Sahara)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved