Breaking News:

Virus Corona

Komite Keamanan Obat Eropa Sebut Vaksin Pfizer dan Moderna Berisiko Munculkan Peradangan Jantung

EMA telah melakukan peninjauan pada 164 kasus miokarditis dan 157 kasus perikarditis terkait dengan penggunaan dua vaksin mRNA.

Editor: Citra Anastasia
Brendan Smialowski / AFP
Seorang apoteker mencairkan vaksin Pfizer COVID-19 sambil mempersiapkannya untuk diberikan kepada staf dan penduduk di Goodwin House Bailey's Crossroads, komunitas lansia di Falls Church, Virginia, pada 30 Desember 2020. 

TRIBUNAMBON.COM - Komite Keamanan Obat Eropa (EMA) memberi peringatan baru terkait vaksin Covid-19.

EMA menyebutkan bahwa vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna dapat memunculkan peradangan jantung.

Hal itu disampaikan pada Jumat (9/7/2021) lalu, waktu setempat.

EMA menerangkan, vaksin virus corona (Covid-19) yang menggunakan platform mRNA dan diproduksi oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna dapat dikaitkan dengan 321 kasus langka peradangan jantung.

Dikutip dari Sputnik News, Jumat (9/7/2021), EMA menyampaikan dalam rilis resminya bahwa mereka telah melakukan peninjauan pada 164 kasus radang otot jantung (miokarditis) dan 157 kasus radang lapisan luar jantung (perikarditis) terkait dengan penggunaan dua vaksin mRNA.

Baca juga: Studi Israel: Vaksin Pfizer Hanya 64 Persen Efektif terhadap Varian Delta

Baca juga: BPOM Ungkap Antibodi Lansia Lebih Rendah Daripada Orang Dewasa Usai Disuntik Vaksin Moderna

Gejala dari kedua kondisi tersebut diantaranya termasuk sesak napas, nyeri dada, dan jantung berdebar.

EMA mengatakan bahwa 145 kasus miokarditis telah diamati pada individu yang menerima vaksin Pfizer-BioNTech.

Sementara itu, 19 kasus lainnya di antaranya adalah orang yang menerima vaksin Moderna.

Selain itu, 138 kasus perikarditis diamati pada individu yang telah menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech, bersama dengan 19 kasus yang terlihat setelah divaksinasi menggunakan vaksin Moderna.

Baca juga: Vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna Disebut Mampu Beri Perlindungan Seumur Hidup Terhadap Covid-19

Baca juga: 3 Hari Usai Suntik Vaksin Pfizer, Remaja 13 Tahun Meninggal saat Tidur, Penyebab Masih Diselidiki

"Komite merekomendasikan untuk mencantumkan miokarditis dan perikarditis sebagai efek samping baru dalam informasi produk untuk vaksin ini, bersama dengan peringatan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan profesional kesehatan dan orang yang menggunakan vaksin ini," sebut rilis resmi tersebut.

Perlu diketahui, secara total, ada 177 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech dan 20 juta dosis vaksin Moderna yang diberikan di Wilayah Ekonomi Eropa per 31 Mei lalu.

(Tribunnews.com/Fitri Wulandari)

Berita lain terkait vaksin covid-19

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Komite Keamanan Obat Eropa: Vaksin Pfizer dan Moderna Berisiko Munculkan Peradangan Jantung"

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved