Breaking News:

Nasional

Jokowi Minta Kepala Daerah Awasi Obat, Oksigen, hingga Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Presiden Joko Widodo meminta semua kepala daerah mengawasi kesiapan obat-obatan hingga tabung oksigen untuk pasien Covid-19.

Editor: Adjeng Hatalea
(Dok. Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat dari Kabupaten Tanah Bumbu saat memimpin upacara peringatan hari lahir Pancasila dari Istana Bogor, Selasa (1/6/2021). 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Presiden Joko Widodo meminta semua kepala daerah mengawasi kesiapan obat-obatan hingga tabung oksigen untuk pasien Covid-19.

Pesan itu disampaikannya untuk kepada gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia.

"Saya minta gubernur, bupati, dan wali kota mengontrol kesiapan-kesiapan, baik itu obat-obatan, alat-alat kesehatan, tabung oksigen, dan juga tempat isolasi yang selalu dan harus dipersiapkan," ujar Jokowi dalam keterangan pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (7/7/2021) malam.

Untuk melakukannya, Presiden meminta para gubernur, bupati, dan wali kota terus turun ke bawah melakukan pengecekan kondisi di lapangan.

Baca juga: Uji Klinis Sinovac Bakal Diperpanjang untuk Teliti Masa Proteksi Vaksin

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang telah bekerja keras dalam menangani pandemi Covid-19 hingga saat ini.

Selain itu, Presiden mengapresiasi para relawan yang ikut mendukung kerja tenaga kesehatan.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dokter, para tenaga kesehatan, dan seluruh relawan-relawan yang telah bekerja pagi, siang, dan malam dalam rangka menangani Covid 19 ini," kata dia. 

Sementara itu, pada Rabu sore, pemerintah melaporkan penambahan 34.101 kasus baru Covid-19 yang dihitung dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Australia Beri Bantuan Oksigen, Ventilator, hingga Vaksin AstraZeneca ke Indonesia

Penambahan kasus baru itu tersebar di 34 provinsi, sehingga total pasien Covid-19 di Tanah Air kini berjumlah 2.379.397 orang.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, penambahan tertinggi ada di DKI Jakarta sebanyak 9.366 kasus, disusul Jawa Barat dengan 8.591 kasus, dan Jawa Tengah dengan 3.823 kasus.

(Kompas.com / Dian Erika Nugraheny / Icha Rastika)

Sumber: Info Komputer
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved