Breaking News:

Maluku Terkini

WIG Craft Sasar Maluku, Murad Sangat Mendukung

Ia menerangkan, wilayah Maluku didominasi laut dengan luasan lebih dari 90% dari luas wilayah daratan.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Humas Pemprov Maluku
WIGplp (Wing In Ground) Craft atau kapal WIG 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail mendukung rencana investor Australia, Tasageoby Group menginvestasikan WIG (Wing In Ground) Craft atau kapal WIG di Maluku.

Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan dari Chief Executive Officer (CEO) Tasageoby Group Stuart Janes dan jajaran direksinya, antara lain Direktur Komersial Arfiah Janes, Direktur Utama Maani Tuasikal, dan Manajer Pemasaran dan Informasi Zairin Salampessy, pada kediamannya di kawasan Wailela, Ambon, Jumat (2/7/2021).

"Investor Australia ini hadir di Maluku pada saat yang tepat, karena kepulauan ini memang membutuhkan teknologi transportasi yang akan dibawa oleh Tasageoby Group ke Maluku yakni WIG Craft ini," kata Gubernur.

Ia menerangkan, wilayah Maluku didominasi laut dengan luasan lebih dari 90% dari luas wilayah daratan.

Baca juga: Investor Australia Bakal Investasikan WIG Craft di Maluku, Bisa Jadi Kapal Maupun Pesawat

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Anak Remaja di Ambon Akan Disuntik Vaksin

Kondisi tersebut membuat akses antara kota maupun kabupaten jauh dengan waktu tempuh rerata lebih dari lima jam untuk jalur darat dan mencapai dua jam lewat udara.

Sehingga transportasi yang ditawarkan menjadi salah satu alternatif terbaik sesuai kebutuhan di Maluku.

"Jika kita pergi ke Maluku Tengah dengan kapal ferry selama 2 jam. Dari Maluku Tengah ke Seram Barat (SBB) saja, kalau lewat darat bisa memakan waktu 6 hingga 7 jam. Jadi kalau Tasageoby Group mengoperasikan WIG Craft di sini, akan sangat membantu," tuturnya.

"Kita punya laut, jadi kita sangat membutuhkan alat transportasi laut seperti kapal WIG ini," imbuhnya.

Murad meyakini kehadiran WIG Craft akan membuka akses transportasi ke daerah yang masih terisolir.

Untuk diketahui, kunjungan tersebur menjadi yang dua kali Tasageoby Group bertemu Gubernur.

Pada pertemuan pertama Desember 2020, Tasageoby Group telah memperkenalkan diri dan menyampaikan niatnya untuk berinvestasi di Maluku.

Selanjutnya, pada pertemuan kedua ini, Tasageoby Group memastikan mereka serius berinvestasi di Maluku.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pariwisata (Kadis) Provinsi Maluku Marcus Pattinama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Muhammad Malawat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Abdul Haris, dan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Provinsi Maluku Melky Lohy. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved