Relokasi Pasar Mardika
Hari Terakhir Relokasi Mandiri, Pedagang Gedung Putih Mardika Ambon Tetap Bertahan
Mereka enggan menutup lapak dagangannya meskipun sudah ada surat pemberitahuan ke III yang ditandatangani asisten Sekot Ambon.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pedagang yang menempati Gedung Putih di kawasan Mardika Ambon Tetap bertahan meskipun hari ini merupakan hari terakhir relokasi mandiri.
Mereka enggan menutup lapak dagangannya meskipun sudah ada surat pemberitahuan ke III yang ditandatangani asisten Sekot Ambon.
Mochtar, salah satu pedagang alat-alat dapur di gedung putih yang sudah berjualan sejak 2006 mengaku tidak akan meninggalkan gedung tersebut.
"Tidak akan pindah, tempatnya di Passo sana tidak layak," kata Mochtar kepada TribunAmbon.com, Selasa (22/6/2021)
Dia mengatakan, selain tidak layak lokasi yang jauh dari jangkauan pembeli juga menjadi alasan utamanya.
Selain itu, menurutnya belum tercapai kesepakatan antara pihak pedagang dan Pemkot Ambon saat terjadi pertemuan di gedung Balaikota.
"Disperindag terlalu memaksakan kehendak," ujarnya
Baca juga: Bantah Kabar Hanya Makan Bubur Manado, Atlet Panjat Tebing Akui Makanan Bervariasi Setiap Harinya
Baca juga: Masih Musim Hujan, Abua Tuasikal Minta Warga Tehoru-Maluku Tengah Kembali ke Rumah
Dia mengatakan, Disperindag Kota Ambon selalu memaksa pedagang untuk dipindahkan ke Pasar Transit Passo.
Dia berharap ada solusi lain yang bisa diberikan pemerintah kepada para pedagang.
Tempat baru yang layak dan dekat dari pusat kota menjadi keinginan besar pedagang di gedung putih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/3152021-pasar-mardika.jpg)