Breaking News:

Kasus Korupsi di Maluku

Usut Kasus Korupsi Lampu Jalan, 82 Kades di Pulau Buru Bakal Diperiksa

Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru terus mengusut kasus dugaan korupsi dana lampu jalan di Kabupaten Buru.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Kejaksaan Negeri Buru melakukan konferensi pers terkait pengembalian keuangan negara Rp. 2,2 miliar di kantor Kejari Buru, Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (28/4/2021) pagi. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru terus mengusut kasus dugaan korupsi dana lampu jalan di Kabupaten Buru.

Kasi Intel Kejari Buru, Azer J. Orno mengatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Kasus dugaan korupsi lampu jalan masih dalam tahap penyelidikan," kata Orno kepada TribunAmbon.com saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021).

Jam Operasional Usaha Kuliner di Ambon Akan Berubah, Ini Rinciannya

Baca juga: Jalan di Pasar Namlea-Buru Rusak Parah, Tukang Ojek; Bayar Retribusi, Tapi Jalan Tidak Diperbaiki

Orno melanjutkan, terus bekerja untuk mencari tahu dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat itu.

Saat ini, pihaknya sedang memeriksa sejumlah kepala desa yang terlibat.

"Kita harus memeriksa 82 kepala desa yang ada di Kabupaten Buru," kata Orno

Karena itu, pihaknya membutuhkan waktu penyelidikan cukup lama.

"Dengan personil jaksa yang terbatas, maka kami membutuhkan waktu yang sedikit lama," ujar Orno.

Tambahnya, apalagi pejabat kepala desa sering diganti, membuat pihaknya harus memangil ulang untuk dimintai keterangan.

Katanya, Sejauh ini sudah dua Kecamatan yang diperiksa.

"Sejauh ini, kami baru melakukan pemeriksaan terhadap dua Kecamatan, antara lain Kecamatan Lilialy dan Kecamatan Waelata," katanya.

Orno juga mengungkapkan, pengembalian dan jumlah kerugian keuangan negara sampai saat ini masih dalam perhitungan.

Sebelumnya, 15 kepala desa terlibat dugaan tindak pidana korupsi lampu jalan mengembalikan uang sebesar Rp. 212 juta. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved