Breaking News:

Euforia Euro 2020

Jahit Bendera Belanda Terpanjang di Kota Ambon, Latuperissa; Si Tukang Jahit Sakit 3 Hari

Bendera Belanda berukuran 15x30 meter di kawasan Kayu Tiga, Kelurahan Batu Meja, Sirimau diklaim sebagai bendera terbesar di Kota Ambon.

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena
Taman Belanda di Kayu Tiga, Kelurahan Batu Meja Ambon, Maluku, Selasa (15/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Bendera Belanda berukuran 15x30 meter di kawasan Kayu Tiga, Kelurahan Batu Meja, Sirimau diklaim sebagai bendera terbesar di Kota Ambon.

Bendera yang dijahit manual Juni 2008 itu menjadi kebanggaan pendukung fanatik warga yang bermukim di kawasan belakang Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Maluku itu.

Bendera berukuran besar itu dikerjakan selama sepekan sebelum perhelatan EURO 2008 silam.

Baca juga: Euro 2020, Ada Taman Belanda di Batu Meja - Ambon

“Setelah dijahit, si tukang jahit sakit tiga tiga hari,” ujar salah seorang tokoh pemuda Batu Meja, Moen Latupeirissa kepada TribunAmbon.com, Selasa (15/6/2021) siang.

Lanjutnya, bendera itu merupakan simbol fanatisme warga di Batu Meja yang dibuat dengan dana swadaya dari warga setempat.

Kurang lebih terdapat 86 kepala keluarga di kawasan tersebut.

Lebih dari separuh warga turut mengumpulkan uang untuk membeli bahan pembuatan bendera.

Taman Belanda di Kayu tiga, Ambon, Maluku.
Taman Belanda di Kayu tiga, Ambon, Maluku. (TribunAmbon.com/ Dedy Azis)

“Ini salah satu simbol fanatisme warga di Batu Meja,” ungkap Latupeirissa.

Bendera tersebut kemudian selalu dipajang setiap kali ada perhelatan sepak bola dunia, baik EURO hingga Piala Dunia.

Menyambut EURO 2020, bendera itu kembali dipajang pad taman kecil di tengah pemukiman warga.

Bendera itu, dikelilingi sebanyak 20 bendera Belanda berukuran kecil.

Tidak hanya itu, dinding rumah hingga pagar pembatas taman juga digambari bendera serta simbol negeri berjuluk orange itu.

Menurut Latupeirissa, lokasi tersebut juga biasa difungsikan sebagai tempat nonton bersama ketika Belanda berlaga.

"Kami lakukan ini setiap Belanda lolos ke Euro dan Piala dunia," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved