Breaking News:

Maluku Terkini

182 Warga Negara Asing Menyebar di Maluku, 53 Orang Punya Ijin Tinggal Tetap

Dia merincikan untuk data orang asing pemegang izin tinggal terbatas sebanyak 129 orang terdiri dari 90 orang laki-laki, 39 orang perempuan.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon Arman Armada Yogasurya 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon mencatat selama hingga akhir Mei 2021, terdata sebanyak 182 warga negara asing (WNA) yang tinggal di Maluku.

Dari angka itu, 53 diantaranya telah memiliki izin tinggal tetap.

"Data orang asing pemegang izin tinggal terbatas total  129 orang,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon Arman Armada Yogasurya, di Masohi Jumat (28/5/2021) pagi.

Dia merincikan untuk data orang asing pemegang izin tinggal terbatas sebanyak 129 orang terdiri dari 90 orang laki-laki, 39 orang perempuan.

Sementara 53 orang yang punya izin tinggal tetap terdiri dari laki-laki sebanyak 29 orang dan perempuan 24 orang.

“Kalau pemegang Izin tinggal tetap total 53,” katanya.

Menurutnya, tidak sulit untuk mendata keberadaan WNA di Maluku. Meski begitu, tetap membutuhkan kerja sama seluruh stakeholder untuk membantu memantau keberadaan mereka.

Baca juga: Polisi Amankan Empat Pelaku Pembawa Minyak Ilegal di Pulau Buru

Baca juga: Belum Ada Nomor Undian, Pedagang Pasar Mardika Protes Saat Diminta Tinggalkan Lapak

Untuk itu, pihaknya membentuk Tim Pengawasan Orang Asing atau (TIM PORA).

Tim Pora kata dia dibentuk untuk mendata dan membahas persoalan jika sewaktu-waktu ada masalah terkait keberadaan orang asing di suatu daerah.

"Kita kumpulkan seluruh stakeholder yang ada yang berhubungan dengan kita, itu terkait membahas isu isu yang berkembang saat ini dan untuk kita melakukan satu penyelesaian apabila diketemukan ada orang asing disini,"ujarnya.

Arman menambahkan saat ini Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon memiliki layanan EAZY PASSPORT, yaitu berupa pelayanan paspor yang dapat dilakukan ditempat masing-masing dimana pemohon paspor cukup mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

"Untuk meningkatkan sinergitas Timpora, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon siap memfasilitasi dalam melakukan Operasi Gabungan untuk turun bersama terhadap perusahaan yang menggunakan Tenaga Kerja Asing," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved