Breaking News:

Ambon Hari Ini

Tersinggung Perkara Tanah Picu Pukul Saudara Sendiri, Latumeten Dibawa ke Pengadilan Negeri Ambon

Masalah tanah menjadi pemicu pemukulan kerabat yang tinggal berdekatan di Kantor Negeri Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Grafis TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi pemukulan. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Masalah tanah menjadi pemicu pemukulan kerabat yang tinggal berdekatan di Kantor Negeri Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Pemukulan itu dilakukan DL alias Odang (77) kepada saudaranya, FL alias Ongky saat berada di kantor desa, 20 Januari 2020 lalu.

Saat itu, keduanya dipanggil untuk membicarakan tanah Dati yang akan dijual.

Kemudian terjadi adu mulut antara keduanya dan keluarga lainnya.

Karena sudah emosi, Odang langsung memukul Ongky tepat mengenai bibirnya.

Atas perbuatannya itu, Odang pun harus duduk di meja hijau.

Dia menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (25/5/2021) kemarin.

“Korban mengalami luka-luka tersebut diakibatkan oleh kekerasan tumpul, namun tidak mengganggu aktivitas dan pekerjaan sehari-hari,” jelas Jaksa Penuntut Umum (JPU), Y. Ary Sepdandoko.

Dia menyebut, pemukulan dilakukan lantaran terdakwa tersinggung terhadap ucapan saksi korban.

“Saksi Ongky mengatakan kepada terdakwa kalau terdakwa tidak punya hak atas tanah Dati tersebut, sehingga terdakwa merasa tersinggung dan marah lalu terdakwa memukul saksi,” kata Jnya.

JPU menambahkan, atas perbuatan terdakwa itu, dia diancam pidana pada pasal 351 ayat 1 KUHP. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved