Breaking News:

Tarif Parkir di Ambon

Tarif Parkir Baru Berlaku di Kota Ambon, Louhenapessy; ASN Tak Boleh Melawan

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengingatkan Aparatur Sipil Negara untuk menaati aturan itu dan tidak menjadi pembuat masalah.

TribunAmbon.com/Tanita
AMBON: Walikota Ambon, Richard Louhenapessy saat ditemui wartawan di Balai Kota Ambon, Kamis (18/3/2021) 

Laporan wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kota Ambon resmi menerapkan tarif parkir baru di Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengingatkan Aparatur Sipil Negara untuk menaati aturan itu dan tidak menjadi pembuat masalah.

“Oleh karena itu jangan sampai kita jadi trouble maker untuk Kebijakan itu. Pada waktu petugas parkir dia nagih, jangan sampai kita yang melawan, jangan,” kata Richard Louhenapessy dalam dalam sambutannya di apel 4 Tahun Kepemimpinan Walikota Dan Wakil Walikota Ambon di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Senin (24/5/2021) pagi.

Louhenapessy mengatakan, ASN semestinya menjadi contoh bagi masyarakat.

“Berilah contoh sehingga betul-betul berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

LoDia mengaku, berbagai respon disampaikan masyarakat terhadap kebijakan kenaikan tarif parkir.

Ada yang mendukung dan ada yang keberatan.

Baca juga: Tarif Parkir Per Jam Resmi Naik di Kota Ambon

Namun, hal itu dianggap wajar sebagai bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat di negara demokrasi.

“Tidak ada kebijakan yang diterima secara bulat di negara demokrasi, sehingga pro kontra adalah hal yang wajar,” tambah Wali Kota dua periode itu.

Dia menyatakan dengan adanya kenaikan tarif parkir ini, sistem perparkiran di kota Ambon akan dibenahi, termasuk aparat Dishub di lapangan dan para juru parkir (jukir) yang menjaga lahan perparkiran.

Selain itu, dengan adanya kenaikan parkir ini akan mendorong masyarakat untuk lebih disiplin dan produktif.

“Semua jukir telah dibekali dengan karcis, apalagi tarifnya sudah progresif. Kalau masyarakat tidak meminta karcis, maka masyarakat tidak mendidik jukir, dan juga merugikan daerah. Jadi semua kita benahi, termasuk para pegawai Dishub yang terkadang lalai. Kalau di kota lain bisa, saya yakin Ambon juga bisa disiplin,” tandasnya.

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved