Selasa, 5 Mei 2026

Anggota TNI Dibacok

TNI Asal Maluku Gugur Kena Bacok di Kepala, Diduga Pelakunya adalah KKB

Danrem 172/PWY menduga para pelaku adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Tayang:
Tribunnews / instimewa
Ilustrasi TNI di Papua. 

TRIBUNAMBON.COM - Dua prajurit TNI bernama Prada Aryudi dan Praka M Alif Nur Angkotasan gugur setelah dianiaya orang tak dikenal (OTK) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/5/2021) sekitar pukul 11.00 WIT.

Danrem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan mengatakan, kejadian itu berawal saat kedua personel TNI itu sedang melakukan pengamanan pembangunan pagar Bandara Nop Goliat Dekai.

Sesaat kemudian, kedua korban didatangi oleh 20 orang tak dikenal (OTK). Tanpa basa-basi, para pelaku langsung melakukan penganiayaan kepada kedua korban tanpa ampun dengan senjata tajam.

"Mereka sedang mengamankan pembangunan pagar bandara, kemudian mereka didatangi oleh 20 orang tidak dikenal dan langsung dilakukan penyerangan, mereka dibacok," kata dia, Selasa.

Baca juga: Angkotasan, Anggota TNI Asal Maluku Jadi Salah Satu Korban Pembacokan 20 OTK di Bandara Dekai

Baca juga: Dua Anggota TNI Tewas Dibacok, Salah Satu Korban Asal Maluku

Kedua jenazah saat ini sudah berada di RSUD Dekai dan segera dievakuasi ke Jayapura.

Izak belum bisa memastikan siapa pelaku penyerangan.

"Iya benar (dua anggota gugur). Kita belum tahu pasti (siapa pelakunya)," ujarnya.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan para pelaku adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Sementara sedang dilakukan pengejaran oleh Batalyoan 432 dan Brimob. Bisa saja mereka (KKB) karena kita sedang mendalami ini siapa pelakunya," kata Izak.

Selain membunuh, para pelaku juga merampas senjata jenis SS2 milik dua prajurit TNI itu.

"Kami sedang melakukan pengejaran, mereka masuk ke dalam hutan," kata Kapolres Yahukimo, AKBP Deni Herdiana. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved