Jumat, 1 Mei 2026

Tata Cara dan Niat Puasa Syawal, Berikut Keutamaannya

Inilah bacaan niat puasa Syawal selama enam hari, lengkap dengan tata caranya: bolehkah tidak berurutan?

Tayang:
Editor: Fitriana Andriyani
Freepik
Inilah bacaan niat puasa Syawal selama enam hari, lengkap dengan tata caranya: bolehkah tidak berurutan? 

Tata Cara Puasa Syawal

Pejabat Penyuluh Agama Islam Kemenag Surakarta, Mufti Addin, menyampaikan pelaksanaan puasa Syawal sama seperti puasa lainnya.

"Tata cara melaksanakan puasa Syawal, sama seperti puasa Ramadhan dan puasa sunah lain," ujarnya, dikutip dari YouTube Tribunnews.com.

"Diniatkan pada waktu sahur untuk melaksanakan puasa Syawal, dan dilaksanakan selama 6 hari pada bulan Syawal," terangnya.

Saat melaksanakan Puasa Syawal, umat Islam dianjurkan untuk melakukan sejumlah amal saleh seperti puasa lainnya.

"Kita penuhi keutamaannya yaitu sahur, di siang hari kita penuhi dengan amal saleh."

"Pada saat berbuka, kita segerakan berbuka, sama seperti puasa-puasa lainnya," imbuh Mufti.

Manfaat Puasa Syawal

Dikutip dari laman sumsel.kemenag.go.id, berikut sejumlah manfaat dari puasa Syawal:

1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.

2. Puasa Syawal dan Sya’ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan.

Pada hari kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah.

3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterima puasa Ramadhan seseorang.

Apabila Allah SWT menerima amal seorang hamba-Nya, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya.

Sebagian orang bijak mengatakan: “Pahala amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya.”

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved