Kamis, 7 Mei 2026

Global

Serangan Udara Israel Hancurkan Rumah Pemimpin De Facto Hamas di Gaza

Serangan udara Israel menghancurkan rumah kepala politik Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, kata militer pada Minggu (16/5/2021).

Tayang:
Editor: Adjeng Hatalea
JACK GUEZ / AFP
Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di atas kota Ashkelon di Israel selatan, pada 11 Mei 2021. Israel dan Hamas saling tembak-menembak, dalam eskalasi dramatis antara musuh bebuyutan itu. dipicu oleh kerusuhan di titik nyala kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. 

GAZA, TRIBUNAMBON.COM  - Serangan udara Israel menghancurkan rumah kepala politik Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, kata militer pada Minggu (16/5/2021).

Namun, militer Israel tidak mengungkap apakah Yahya Sinwar tewas dalam serangan itu.

"Di antara target yang diserang adalah kediaman Yahya Sinwar, Kepala Biro Politik Hamas di Gaza, serta saudara laki-lakinya, Muhammad Sinwar, Kepala Logistik dan Tenaga Kerja Hamas," kata tentara Israel di video yang dikutip AFP.

Video itu juga memperlihatkan gumpalan asap dan kerusakan parah.

"Kedua kediaman itu berfungsi sebagai infrastruktur militer untuk organisasi teror Hamas."

Para saksi membenarkan kepada AFP bahwa rumah Sinwar telah diserang. Yahya Sinwar yang merupakan mantan komandan cabang militer Hamas, lebih dari 20 tahun mendekam di penjara Israel sebelum dibebaskan pada 2011 sebagai bagian dari pertukaran tahanan.

Ia pertama kali terpilih sebagai kepala sayap politik Hamas di Gaza pada 2017, lalu terpilih lagi pada Maret.

Jabatan itu membuatnya menjadi pemimpin de facto Hamas di Gaza, sedangkan ketua umum Hamas tetap Ismail Haniyeh yang berbasis di Qatar.

Militer Israel melanjutkan, serangan mereka juga menargetkan sistem terowongan Hamas. Pada Minggu pukul 07.00 waktu setempat, tentara Israel mengatakan bahwa milisi Palestina di Gaza telah menembakkan sekitar 2.900 roket ke arah Israel.

Militer juga mengatakan, 450 jatuh di dalam Gaza, sedangkan sistem pertahanan udara Iron Dome menghalau sekitar 1.150 roket.

(Kompas.com / Aditya Jaya Iswara / Aditya Jaya Iswara)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved