Breaking News:

Hilang Terseret Arus Sungai Selama 19 Jam, Bocah di Kupang Ditemukan Selamat

Leonard Lemeriwa, bocah berusia 11 tahun asal Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Editor: Fitriana Andriyani
Pos Kupang/Istimewa
Tim SAR sedang melakukan pencarian seorang bocah berusia 11 tahun yang sempat dikabarkan menghilang usai diseret arus sungai di Kali Binlae, Desa Fatukanutu, Kabupaten Kupang. 

TRIBUNAMBON.COM - Leonard Lemeriwa, seorang bocah berusia 11 tahun asal Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Leonard Lemeriwa sebelumnya sempat dikabarkan menghilang usai diseret arus sungai di kali Binlae, Desa Fatukanutu, Kabupaten Kupang pada Minggu (16/5/2021) sekira pukul 16.00 Wita.

"Sudah ditemukan dan anak itu selamat sekitar jam 11 tadi," kata Kepala Desa Fatukanutu, Iwan S Bekawati yang dihubungi, Senin (17/5/2021).

Tim SAR yang melakukan pencairan sejak Minggu petang hingga pagi tadi, akhirnya menemukan korban Leonard di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Selasa 18 Mei 2021: Berikut Daftar Wilayah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem

Baca juga: Viral Gadis 17 Tahun Dapat Hadiah Ulang Tahun Saham dan Rumah untuk Investasi dari sang Ayah

Diberitakan sebelumnya, Leonard Lemeriwa dikabarkan terseret arus Sungai Binlae Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, usai tergelincir dan terjatuh ke dalam sungai.

Kepala Desa Fatukanutu, Iwan S Bekawati, yang saat ini berada di lokasi kejadian mengungkapkan upaya pencairan korban sedang dilakukan tim dengan menyisir di sekitar aliran sungai.

Tim SAR sedang melakukan pencarian seorang bocah berusia 11 tahun yang sempat dikabarkan menghilang usai diseret arus sungai di Kali Binlae, Desa Fatukanutu, Kabupaten Kupang.
Tim SAR sedang melakukan pencarian seorang bocah berusia 11 tahun yang sempat dikabarkan menghilang usai diseret arus sungai di Kali Binlae, Desa Fatukanutu, Kabupaten Kupang. (Istimewa)

"Ini ada kayu besar disini, jadi kemungkinan feeling kita korban bisa tersangkut. Baru atur strategi mau turun lokasi," katanya, ketika dihubungi Pos Kupang, Minggu 16 Mei 2021 malam.

Iwan menyebutkan, lokasi tersebut selama ini sering digunakan pemuda setempat untuk bermain.

Dari kesaksian pemuda, kata dia, sungai tersebut cukup dalam dan diperkirakan mencapai 1 hingga 2 meter.

Sementara arus sungai, bermuara ke wilayah Oesao, Kupang Timur.

"Dia punya arus sampe Oesao. Menurut pemuda yang sering mandi itu bilang lompat dari atas tapi kaki tidak sentuh tanah, jadi kata mereka dalam," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul 20 Jam Hilang, Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Sungai Binlae Kabupaten Kupang Ditemukan Selamat

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved