Maluku Terkini
Harga Cabai Rawit di Pasar Namlea Naik Jadi Rp 60 Ribu Perkilo, Semula Hanya Rp 30 Ribu
Harga cabai rawit di Pasar Namlea, Kabupaten Buru, melonjak hingga angka Rp 60 ribu perkilo.
Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Harga cabai rawit di Pasar Namlea, Kabupaten Buru, melonjak hingga angka Rp 60 ribu perkilo.
Terjadinya gagal panen akibat cuaca buruk disinyalir menjadi penyebab kenaikan.
Menurut pedagang, kenaikan cabai rawit di pasaran sudah terjadi sepekan terakhir.
Semula harga cabai hanya Rp 30 ribu, kini mencapai Rp. 60 ribu perkilo setelah lebaran.
Sebagian besar, cabai rawit maupun cabai keriting dipasok dari wilayah Ilat, Batu Jungku dan Waimuli.
Baca juga: Setelah Lebaran, Harga Telur Ayam di Pulau Buru Turun Jadi Rp 55 Ribu
Baca juga: Prakiraan Cuaca Maluku Minggu 16 Mei 2021, Kota Ambon dan Namlea Hujan Seharian
“Stok yang kami dapat juga berkurang, karena kemarin cuaca sangat panas,” ujar La Ode Sasmin kepada TribunAmbon.com, Senin (16/5/2021).
Dia mwngaku, pendapatannya semakin meningkat karena kenaikan harga.
Semula ganya Rp 100 ribu per hari, kini menjadi Rp 150 per hari.
Namun, dirinya harus mengeluarkan modal yang lebih besar dari sebelumnya.
"Sekalipun kenaikan harga cabai yang begitu besar dan pendapatan sediki meningkat, kita merasa ini menjadi beban. Karena harus mengeluarkan modal yang begitu besar," ujar Sasmin.
Sasmin hanya berharap, pasokan cili bisa kembali normal seperti biasanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/komoditas-cabai-rawit-123344tggg.jpg)