Breaking News:

Fadli Zon Minta Tinjau Ulang SK Pemberhentian 75 Pegawai KPK agar Tak Menimbulkan Beragam Spekulasi

Menurut Fadli Zon, penonaktifan pegawai KPK perlu ditinjau ulang agar tak menimbulkan kegaduhan baru dan spekulasi yang negatif dari masyarakat

DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Menurut Fadli Zon, penonaktifan pegawai KPK perlu ditinjau ulang agar tak menimbulkan kegaduhan baru dan spekulasi yang negatif dari masyarakat 

TRIBUNAMBON.COM - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memberi komentarnya atas penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Surat penonaktifan itu keluar setelah pegawai dinyatakan tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK) sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Diketahui, penyidik senior seperti Novel Baswedan termasuk dalam 75 pegawai itu.

Menurut Fadli Zon, keputusan penonaktifan ini seharusnya ditinjau ulang.

Hal itu lantaran agar tak menimbulkan kegaduhan baru dan spekulasi yang timbul di tengah masyarakat.

Baca juga: Tjahjo Kumolo Sebut Gaji Pegawai KPK yang Beralih Menjadi ASN Berpotensi Naik

Baca juga: KPK Berjanji Jamin Hak Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Dinonaktifkan

"Sebaiknya surat penonaktifan ditinjau ulang agar tak menimbulkan kegaduhan baru n spekulasi bermacam-macam," tulisnya melalui akun Twitter, @FadliZon, Selasa (11/5/2021).

Anggota DPR itu mengatakan, pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN itu menyangkut hal administratif.

Sehingga tak ada kaitannya dengan kapasitas hingga integritas seorang pegawai KPK.

"Bagaimanapun transisi pegawai KPK ke ASN harusnya dilihat sebagai transformasi status administratif bukan menyoal kapasitas kapabilitas atau integritas," tambah Fadli.

Diberitakan sebelumnya, Surat Keputusan (SK) penonaktifan 75 pegawai KPK beredar.

SK tertanggal 7 Mei 2021 itu ditandatangani oleh Ketua KPK, Firli Bahuri.

Sementara salinan sahnya ditandatangani Plh Kabiro SDM, Yonathan Demme Tangdilintin.

Dilansir Tribunnews, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, membantah pihaknya menonaktifkan ke-75 pegawai tersebut.

Ali menyebut pelaksanaan tugas mereka berdasarkan arahan langsung dari atasan.

Baca juga: Dinonaktifkan karena Tak Lolos TWK, Novel Baswedan dan 74 Pegawai KPK Lainnya Tak akan Tinggal Diam

Baca juga: Putusan MK: Peralihan Jadi ASN Tak Boleh Rugikan Pegawai KPK

Mereka tidak akan bekerja hingga ada keputusan lanjutan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved