Breaking News:

Global

20 Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel di Jalur Gaza

Sebanyak 20 orang tewas setelah Israel menggelar serangan udara di Gaza.

KATA KHATIB / AFP
Sebuah gambar yang diambil di Rafah di Jalur Gaza selatan, pada 17 April 2021, menunjukkan ledakan menyusul serangan udara oleh Israel. Militer Israel mengatakan telah melakukan serangan udara terhadap sasaran di Jalur Gaza menyusul serangan roket dari kantong Palestina, dalam pertempuran kedua dalam beberapa hari. 

GAZA CITY, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 20 orang tewas setelah Israel menggelar serangan udara di Gaza.

Hal itu dinyatakan Otoritas Palestina setelah serangan tersebut. 

Serangan itu merupakan respons setelah milisi Hamas menembakkan roket dari basis mereka yang menyasar Yerusalem.

Tembakan itu terjadi beberapa menit setelah ultimatum yang diberikan kepada pasukan Israel tak digubris.

Hamas mengeklaim serangan roket itu, dan menuturkan mereka membalas "agresivitas dan kejahatan" dari Tel Aviv.

Kementerian kesehatan Jalur Gaza menerangkan dari 20 korban tewas, terdapat tujuh orang anggota keluarga.

Adapun Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeklaim mereka membalas karena 45 roket ditembakkan oleh milisi.

Dilansir Sky News Senin (10/5/2021), tidak semua roket itu jatuh ke Yerusalem. Ada yang mendarat di lapangan terbuka.

Juru bicara IDF Letnan Kolonel Jonathan Conricus menyatakan, mereka dihantam dengan sangat parah sehingga harus membalas.

Conricus menerangkan dia belum memverifikasi laporan adanya anak-anak yang terbunuh. Dia menegaskan mereka sebisa mungkin menghindari korban sipil.

Halaman
12
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved