Global

ISIS Bunuh Seorang Polisi dan Ledakan 2 Sumur Minyak Iran

Kelompok ekstremis pada Rabu (5/5/2021) membunuh seorang polisi sebelum meledakkan 2 sumur minyak di Kirkuk, provinsi utara yang diklaim pemerintah fe

Editor: Adjeng Hatalea
Screenshot video propaganda ISIS/Wired
pemulangan isis 

KIRKUK, TRIBUNAMBON.COM - Kelompok ekstremis pada Rabu (5/5/2021) membunuh seorang polisi sebelum meledakkan 2 sumur minyak di Kirkuk, provinsi utara yang diklaim pemerintah federa Irak dan Kurdi.

Seorang polisi mengatakan kepada AFP bahwa "kelompok penyerang ISIS" membunuh seorang polisi dan "melukai 2 orang lainnya".

Serangan kemudian disusul "ledakan sumur minyak 177 dan 183 di tambang Bay Hassan", kata kementerian perminyakan Irak, seperti yang dilansir dari AFP pada Rabu (5/5/2021).

Tembakan pertama "dapat dikendalikan dalam waktu singkat", tapi "petugas pemadam kebakaran tetap berjaga pada serangan kedua" beberapa jam kemudian, terang pihak Kementerian Perminyakan Irak selanjutnya. 

Pasukan Peshmerga Kurdi mengambil kendali Kirkuk, pusat ladang minyak Irak, termasuk Bay Hassan, pada Juni 2014, setelah pasukan federal mundur saat menghadapi serangan ISIS.

Pada 2017, Baghdad secara resmi mengklaim kemenangan melawan ISIS, setelah kampanye militer yang keras dengan dukungan koalisi AS.

Namun Kurdi yang menjalankan pemerintahan otonom di Arbil, dan pemerintah federal membantah kepemilikan ladang minyak Kirkuk yang menguntungkan.

ISIS mempertahankan kemampuan untuk melakukan serangan, yang beroperasi terutama pada malam hari dan sering memanfaatkan perselisihan antara Baghdad dan Arbil.

Irak diketahui adalah produsen terbesar kedua dalam kartel OPEC negara-negara penghasil minyak.

Pada April, kementerian perminyakan mengatakan mengekspor 88,4 juta barel seharga 5,5 miliar dollar AS (Rp 79,4 triliun).

(Kompas.com / Shintaloka Pradita Sicca)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved