Selasa, 28 April 2026

Hari Kartini

Biografi Lengkap Raden Ajeng Kartini hingga Bukunya Habis Gelap Terbitlah Terang

Tokoh pahlawan nasional di Indonesia ini adalah perempuan yang mempelopori kesetaraan derajat antara wanita dan pria di Indonesia.

WIKIMEDIA COMMONS/GPL FDL
Raden Ajeng Kartini 

Dia didukung untuk mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang.

Berkat kegigihannya, pada tahun 1912, RA Kartini mendirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini (Sekolah Kartini) di Semarang.

Kemudian, Sekolah Kartini berhasil didirikan di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, hingga Cirebon.

Dari pernikahannya, RA Kartini memiliki anak pertama sekaligus menjadi anak terakhirnya.

Anaknya lahir pada 13 September 1904, bernama Soesalit Djojoadhiningrat.

Empat hari setelah melahirkan, RA Kartini meninggal dunia pada 17 September 1904.

RA Kartini meninggal pada usia 25 tahun dan dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang, Jawa Tengah.

Penerbitan Buku Habis Gelap Terbitlah Terang

Wafatnya RA Kartini tidak mengakhiri perjuangab RA Kartini semasa hidupnya.

Salah satu temannya di Belanda, Mr JH Abendanon yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama dan Kerajinan Hindia Belanda mengumpulkan surat-surat yang dulu pernah dikirimkan oleh Kartini kepada teman-temannya di Eropa.

Karya tulisan R.A. Kartini pun diterbitkan dalam buku berjudul Door Duisternis tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang.

Buku ini diterbitkan pada 1911 dan cetakan terakhir ditambahkan surat "baru" dari Kartini. (*)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved