Kartu Kuning Disnaker
Urus Kartu Kuning, Calon Pekerja Antri 12 Jam, Tapi Belum Dipanggil
Pelayanan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon dinilai buruk oleh para pencari kerja yang tengah mengurusi kelengkapan administrasi untuk kebutuha
Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pelayanan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon dinilai buruk oleh para pencari kerja yang tengah mengurusi kelengkapan administrasi untuk kebutuhan lamaran.
Tidak sedikit dari para pelamar yang menunggu berjam-jam untuk mendapatkan kartu kuning.
Mikael, salah satunya, kepada TribunAmbon.com, pelamar kerja ini mengaku telah mengantri sejak pukul 09.00 Wit hingga pukul 19.00 Wit.
"Antri 10 jam, belum tiba giliran saya, saya pulang," ujarnya di halaman kantor Disnaker, Selasa (20/04/2021) pagi.
Mikael tidak sendiri, Fitri malah jauh lebih lama menunggu.
Pengakuannya, dia menunggu hingga 12 jam, namun namanya juga belum dipanggil.
Baca juga: Pelamar Kerja Nilai Layanan Disnaker Ambon Sangat Buruk
Menurutnya, pelamar mencapai 500 orang, namun hanya dilayani empat operator, sehingga harus menunggu sangat lama.
"Kita dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam tidak dipanggil, operator cuma 4 orang sedangkan nomor antrian sampai 400 lebih," katanya.
Lanjutnya, kursi yang disediakan juga sangat terbatas.
Hal ini membuat sebagian besar pelamar terpaksa berdiri ataupun duduk melantai di area kantor.
Padahal banyak dari pelamar yang tengah menunaikan ibadah puasa.
Dia pun menilai layanan Disnaker sangat buruk.
Sebelumnya, Disnaker Kota Ambon membenarkan angka pengangguran di kota bertajuk mansie ini mencapai 28.038 dari total penduduk 347.288 jiwa.
Dengan persebaran di lima kecamatan, yaitu; Kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Baguala, Kecamatan Teluk Ambon dan Leitimur Selatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pelamar_.jpg)