Breaking News:

Maluku Terkini

Sidak Pertokoan, Polisi di Buru Sita Berbagai Jenis Barang Kadaluarsa

Dari hasil pengawasan, ditemukan beberapa jenis makanan dan minuman serta barang lainnya yang telah lewat masa penggunaan atau kadaluarsa.

TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Aparat Sat Reskrim sidak produk tak layak edar di Namlea, Kabupaten Buru 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Pulau Buru gencar melakukan pengawasan makanan dan minuman layak edar di sejumlah lokasi di di Namlea, Kabupaten Buru.

Dari hasil pantauan TribunAmbon.com, aparat kepolisian mendatangi beberapa agen penyedia makanan dan minuman. Kemudian melakukan pemeriksaan kelayakan produk yang diperjualbelikan tersebut.

Dari hasil pengawasan, ditemukan beberapa jenis makanan dan minuman serta barang lainnya yang telah lewat masa penggunaan atau kadaluarsa.

Diantaranya, jenis minuman bersoda, jajanan ringan, minuman instan, sabun hingga pempers.

"Barang kadaluarsa yang kita temukan ini, selanjutnya akan dibawa ke Polres untuk dilaporkan kepada Pimpinan, selesai itu baru dimusnahkan," kata Wakil Tim Brig Sat Reskrim Unit Tipiter Polres Pulau Buru, BRIPKA Sudirman Daut Sampulawa, kepada TribunAmbon.com, Jumat (16/4/2021) siang.

Baca juga: Kejaksaan Negeri Buru Selamatkan Uang Negara Rp 363 Juta

Baca juga: Soal Oknum DPRD Buru Tampar Bidan Teman Selingkuhannya, Ketua DPDR Belum Mau Berkomentar

Sementara itu, pemilik toko yang ditemukan produk tidak layak edar mengaku, barang-barang tersebut hendak dibawa ditukar ke agen penyedia, namun hingga belum sempat diambil.

"Sebagian barng yang sudah ekspayer akan dikembalikan ke agen untuk ditukar, tanggal kadaluarsa baru melewati satu bulan, dan jenis barang yang sudah kadaluarsa, ada coca-cola, sabun, energen, dan lain-lain" kata Suandi Kaimuddin (36) di sela pengawasan.

Pengawasan produk tidak layak edar itu akan digelar selama lebih dari sepekan, terhitung 15-30 April 2021.

Kegiatan itu sendiri dilakukan untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan yang beredar di masyarakat. (*)

Penulis: Andi Papalia
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved