Breaking News:

Kelakuan Wakil Rakyat Pulau Buru

Soal Oknum DPRD Buru Tampar Bidan Teman Selingkuhannya, Ketua DPDR Belum Mau Berkomentar

Hingga kini belum ada laporan resmi kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Buru, sehingga DPRD pun pastinya belum akan mengambil tindakan apapun

TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru, M. Rum Soplestuny 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru, M. Rum Soplestuny belum mau berkomentar terkait insiden penganiayaan bidan PTT oleh oknum anggota DPRD, John Lehalima di Desa Wamlana, Kecamatan Fenalisela, Kabupaten Buru.

Pasalnya, hingga kini belum ada laporan resmi kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Buru, sehingga DPRD pun pastinya belum akan mengambil tindakan apa pun.

"Lembaga ini masih belum bisa mengambil tindakan tegas, karena belum ada aduan kepada BK," kata Soplestuny kepada TribunAmbon.com saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (16/4/2021) siang.

Soplestuny sendiri mengaku tidak tahu menahu soal insiden tersebut dan baru mendengar informasi tersebut dari pemberitaan media.

"Berita ini juga beta baru dengar, karena sampai dengan sekarang belum tau pasti korbannya siapa," katanya.

Dia mengaku, Lehalima sendiri belum bisa dikonfirmasi hingga kini, sehingga berita yang beredar pun masih diragukan.

Meski begitu, dia memastikan segera mencari tahu kebenaran berita tersebut sehingga dapat diambil langkah selanjutnya.

Baca juga: Oknum Anggota Partai Nasdem di Pulau Buru Tampar Bidan Saat Datang ke Kos Selingkuhannya

“Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Buru, saya juga harus bijak dalam melihat kondisi ini, di lembaga ini ada BK, terkait dengan etika nanti akan diatur oleh Ketua BK,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, politisi Partai Nasdem itu menampar wajah Hasrawati Waikabu alias Acha, seorang bidan di Desa Wamlana, Kecamatan Fenalisela, Kabupaten Buru.

Kejadian berlangsung di indekost, tidak berapa jauh dari Kantor Dinas Kehutanan, Kota Namlea, Senin (11/1/2021).

Korban mengaku, oknum Wakil Rakyat itu marah karena selingkuhannya tidak kunjung datang.

"Malam itu, John marah kepada Chika selingkuhannya. Saya tidak tahu masalahnya tapi saya ditampar dua kali di pipi kiri dan pipi kanan," jelasnya.

John sendiri hingga kini belum bisa dihubungi. Dia pun tidak berkantor sejak kejadian itu. (*)

Penulis: Andi Papalia
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved