Breaking News:

Ambon Hari Ini

Richard Turun, AMO Optimis City Of Music Tetap Dipertahankan

Menurutnya, tanggapan sejumlah kalangan musisi akan mandeknya rancangan program City Of Music setelah Louhenapessy mengakhiri massa tugasnya 2022

TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena
Ikon Gitar di kawasan Taman Makmur, Kota Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies optimis predikat Ambon Kota Musik Dunia dapat terus dipertahankan sekalipun massa jabatan Richard Louhenapessy sebagai wali kota berakhir.

Menurutnya, tanggapan sejumlah kalangan musisi akan mandeknya rancangan program City Of Music setelah Louhenapessy mengakhiri massa tugasnya 2022 mendatang adalah wajar.

Loppies pun menganggap hal itu sebagai motivasi untuk terus mendorong perkembangan ekosistem musik di kota berjuluk manise ini.

“Saya rasa tetap ada beragam tanggapan dari masyarakat, baik itu kalangan musisi atau masyarakat biasa, tapi menurut saya hal seperti itu seharusnya justru menjadi tantangan bagi kami untuk menjad lebih baik,” ujar Loppies saat bertandang ke studio TribunAmbon.com, Jl Jenderal Soedirman, Pandan Kasturi, Kota Ambon, Kamis (15/4/2021) siang.

Lanjutnya, menjawab tantangan itu, AMO telah membuat berbagai program serta rancangan untuk dua tahun kedepan.

Sekaligus sebagai bahan laporan pertanggungjawabann kepada Unesco akan predikat Ambon City Music.

“Menjawab anggapan-anggapan tersebut kita punya banyak program dalam dua tahun kedepan, yang tentunya akan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Ambon nantinya,” kata dia.

Sebagai langkah awal, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah kota dan DPRD Ambon untuk mendapatkan regulasi yang pasti dalam rangka menjalankan program-program mendasar yang telah disusun.

Baca juga: AMO Tantang Komunitas Musik Kurangi Pengangguran

Baca juga: Thailand Ingin Belajar dari Kota Ambon, Jadi Kota Musik Dunia

Berbagai program perwujudan kota musik dunia telah dikemas dalam bentuk buku berjudul “Desain Strategi dan Rencana Aksi Ambon Kota Musik Dunia, Berbasis Pariwisata Musik”.

“Kami bekerja sama dengan Pemerintah dalam hal ini Walikota Ambon, juga DPRD Kota Ambon untuk dapat melaksanakan program yang sudah kami susun dalam bentuk buku Desain Strategi dan Rencana Aksi Ambon Kota Musik Dunia, Berbasis Pariwisata Musik,” jelasnya.

Ia mengatakan, upaya mempertahankan Ambon City Of Music dapat diimplementasikan dengan banyak cara.

Salah satunya yakni menyusun kurikulum muatan lokal untuk satuan pendidikan dasar SD dan SMP.

Dia pun meminta warga kota ikut membantu AMO dalam kerja untuk menjadikan Kota ini menjadi lebih kreatif dalam.

“Kita sudah dikenal dimana-mana, oleh sabab itu kita harus saling membantu dalam menjaga Ambon City Of music agar dapat mensejahterakan masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved