Breaking News:

Maluku Terkini

6 Hari Dicari, Warga Jatuh di Laut Banda Belum Ditemukan

Potensi SAR gabungan pun melanjutkan pencarian hari terakhir atas warga pulau Ai, kecamatan Banda itu.

Courtesy/Basarnas Ambon
Tim Rescue Pos SAR Banda tengah melakukan operasi pencarian orang hilang 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Enam hari operasi SAR pencarian, Rijik Dapin, korban hilang di perairan Pulau Banda belum ditemukan.

Potensi SAR gabungan pun melanjutkan pencarian hari terakhir atas warga pulau Ai, kecamatan Banda itu.

"Hingga pukul 18.30 belum ditemukan tanda keberadaan korban, pencarian pun ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan hari ke tujuh," sebut Kepala Basarnas Ambon, Mustari dalam rilis yang dikeluarkan Basarnas Ambon, Selasa (13/4/2021) malam.

Baca juga: Pagi Ini, Dua Gempa Guncang Dua Kabupaten di Maluku

Baca juga: BNPB Minta Pemerintah Daerah Waspadai Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Siklon Tropis 94W

Pencarian hari terakhir juga akan melibatkan potensi SAR Gabungan, yakni Tim Team Rescue Pos Sar Banda, aparat TNI AL, Kepolisian Sektor banda serta dibantu masyarakat setempat.

Diberitakan sebelumnya, korban diduga terjatuh dari atas longboat yang ditumpanginya sekitar pukul 11.21 Wit, Jumat (9/4/2021) siang.

Saat itu, longboat tersebut hendak menuju Pulau Ai dari Pulau Banda Neira.

Korban sendiri baru berumur 18 tahun dan diketahui memiliki riwayat epilepsi.

Menurut prakiraan Stasiun Maritim BMKG Ambon, kawasan perairan Banda berpotensi mengalami tinggi gelombang berkisar 0.5 hingga 1.25 meter. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved