Breaking News:

Berita Viral

Mantan Teroris Mengaku Pernah Diracun Akibat Dituduh Habib Rizieq, Hampir Mati Dua Kali

Mantan teroris Sofyan Tsauri blak-blakan cerita pengalaman selama berada di dalam penjara bersama narapidana kasus terorisme lainnya.

Tangkapan layar kanal Youtube Karni Ilyas Club
Sofyan Tsauri, mantan teroris menceritakan pengalaman dua kali diracun saat mendekam di penjara. 

TRIBUNAMBON.COM - Mantan teroris Sofyan Tsauri blak-blakan cerita pengalaman selama berada di dalam penjara bersama narapidana kasus terorisme lainnya.

Sofyan mengaku hari-harinya di dalam penjara dijalani dengan suasana menegangkan.

Teman-temannya sesama napi kasus terorisme digambarkan berwatak keras dan suka menuduh.

Selain itu kata Sofyan, mereka cenderung tidak menyukai orang lain yang memiliki ideologi berbeda.

Pengalaman mengerikan dialami Soyfan ketika dirinya pernah diracun narapidana lainnya.

Menurut Sofyan, hal itu terjadi ketika Habib Rizieq Shihab (HRS) menuduh dirinya sebagai intel yang sengaja menyusup di antara para napi kasus terorisme.

Tuduhan itu sempat memicu ketegangan di dalam penjara.

Banyak napi mulai tak percaya pada Sofyan hingga nekat melakukan percobaan pembunuhan.

Baca juga: Viral Wanita Ini Pelihara Ikan Hidup di Dalam Kulkas, Ini Cerita Dibaliknya

Baca juga: Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadhan 2021 Dikurangi, Berikut Ketentuannya

Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang, Garuda Indonesia Stop Rute Internasional

“Saya itu pernah di dalam penjara dua kali diracun, oleh kelompok ini (napi kasus terorisme). Karena memang waktu itu kan Habib Rizieq ini pernah menuduh saya ini sebagai intel ceritanya.”

“Karena menuduh saya sebagai intel penyusup, akhirnya orang-orang ini ada yang percaya dengan kata Habib ini. Padahal saya ini dipenjara, kalau saya intel kan saya nggak dipenjara kan,” cerita Sofyan dilansir dari kanal YouTube Karni Ilyas Club, Sabtu (10/4/2021).

Halaman
123
Editor: sinatrya tyas puspita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved