Breaking News:

Ambon Hari Ini

Sepekan Jelang Ramadhan, Disperindag Kota Ambon Pastikan Stok Pangan Aman

Apalagi pasokan bahan pangan pokok yang berasal dari Surabaya dan Makassar saat ini rutin dilakukan.

Kontributor TribunAmbon.com, Helmy
Stok beras yang dijual pedagang Pasar Mardika Kota Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Muh Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sepekan menjelang Ramadhan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon memastikan stok kebutuhan bahan pokok aman.

“Ketersediaan pangan masih aman untuk beberapa bulan ke depan, termasuk dalam mengantisipasi kebutuhan pangan selama periode ramadhan,” ujar Kepala Seksi Barang Pokok dan Barang Strategis Disperindag Kota Ambon, Dede Banjar, di Aula Disperindag Kota Ambon, Senin (5/4/2021).

Dede mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersedian sembako.

"Sudah tugas kami untuk menyediakan sembako untuk masyarakat, apalagi menjelang hari besar keagamaan," kata dia.

Baca juga: Bulog Sediakan 6000 Ton Beras Jelang Pasar Murah Bulan Ramadhan

Baca juga: Pengungsi Kebakaran Ongkoliong; Bentar Lagi Ramadhan, Kami Masih Tempati Tenda Bocor

Dia meminta masyarakat tidak berbelanja secara berlebihan. Apalagi sampai menyetok makanan dalam jumlah besar.

“Stok yang tersedia bisa sampai lima bulan mendatang, jadi masyarakat tidak perlu belanja yang berlebihan saat Ramadhan atau idul fitri,” katanya.

Lanjutnya, apalagi pasokan bahan pangan pokok yang berasal dari Surabaya dan Makassar saat ini rutin dilakukan.

“Dalam seminggu kapal yang membawa kebutuhan sembako bisa sampai 3 kali bongkar muatan di Pelabuhan Yos Sudarso Kota Ambon. Jadi ketersediaan sangat memadai,” ujar dia.

Dia menambahkan, masyarakat harus lebih pandai memilih penjual, karena ada beberapa penjual mematok harga tinggi.

Walaupun demikian, pihaknya akan memastikan tidak ada oknum-oknum yang melakukan penimbunan kemudian menaikkan harga.

Katanya, Satgas Pangan akan melakukan pemantauan di pasar setiap harinya.

"Kita akan turun untuk pantau harga dan apakah ada penimbunan atau tidak," tuturnya. (*)

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved