Breaking News:

Bom di Makassar

Pemerintah akan Kejar Jaringan Pelaku Bom di Makasar, 14 Orang Diketahui Luka dan 1 Tewas

Pemerintah dan aparat keamanan akan mengejar jaringan pelaku aksi bom bunuh diri tersebut.

TribunSolo.com/Adi Surya
Mahfud MD saat mengisi acara Halaqah Alim Ulama di Solo, Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah dan aparat keamanan akan mengejar jaringan pelaku aksi bom bunuh diri tersebut.

"Pemerintah mengutuk keras teror bom bunuh diri tersebut dan akan terus melakukan pengejaran terhadap jaringan para pelakunya," kata Menteri Koordinator bidang Polhukam Mahfud MD dalam akun twitternya @mohmahfudmd, Minggu (28/3/2021).

Mahfud meminta masyarakat yang mengetahui dan mencurigai sesuatu terkait peristiwa tersebut, harap menghubungi kepolisian terdekat.

"Jika ada yang tahu atau mencurigai sesuatu yang terkait dengan peristiwa tersebut harap menginformasikan ke kantor polisi terdekat atau ke aparat yang terkait," katanya.

Baca juga: Bom Bunuh Diri di Makassar, Jubir Wapres Minta Publik Tak Berspekulasi dan Terprovokasi

Baca juga: Ustad Arsal Tuasikal Kutuk Keras Pengeboman di Depan Gereja Katedral

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan terdapat total 14 korban luka akibat ledakan di depan Gereja Katedral Makassar.

Keseluruhan korban tersebut kata Argo saat ini telah dilarikan ke beberapa Rumah Sakit di wilayah Makassar untuk menerima perawatan.

Beberapa rumah sakit yang dijadikan rujukan untuk melakukan perawatan yakni RS Stella Maris, RS Akademisi dan RS Pelamonia Makassar.

"Jadi ada 14 korban yang sekarang masih dalam perawatan oleh dokter," kata Argo saat konferensi pers di Mabes Polri, Minggu (28/3/2021).

Keseluruhan korban luka tersebut kata Argo mengalami luka yang didominasi di sekitaran kaki, tangan, kepala dan perut.

Mereka kata Argo terluka karena terkena percikan dari ledakan bom yang terjadi sekitar 10.20 WITA tersebut.

Halaman
12
Editor: Salama Picalouhata
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved