Breaking News:

Ambon Hari Ini

Polisi Larang Jualan Dua Hari, Pelaku UMKM Kota Jawa Mengeluh

Penutupan sementara seperti diungkapkan aparat Kepolisian Sektor Teluk Ambon berhubungan dengan kedatangan presiden di Ambon.

Fandi Wattimena
Sejumlah pemuda duduk di Kawasan Kota Jawa, Poka, Teluk Ambon, Ambon, Kamis (25/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kawasan Kota Jawa mengeluhkan penutupan sementara aktifitas usaha selama kedatangan Presiden Joko Widodo di Kota Ambon.

Bukan hanya menyoal pemasukan yang berkurang, menurut mereka penutupan itu dirasa tidak adil lantaran unit usaha serupa di Kawasan Wayame tetap dibuka seperti biasanya.

“Kenapa yang lain masih jalan, kami saja disini yang disetop,” ujar Ipul, salah satu pelaku usaha kepada TribunAmbon, Kamis (25/3/2021) pagi

Lanjutnya, penutupan itu berlaku selama dua hari terhitung sejak Rabu (24/3/2021) kemarin dan hari ini.

Baca juga: Sambut Presiden di JMP, Aksi Pemuda Berpakaian Adat Ini Dihalangi Aparat

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Covid-19, Jokowi Harap RSUP Leimena Bisa Layani Indonesia Timur

Menurut pemilik Kribo Caffe itu, alasan penutupan sementara seperti diungkapkan aparat Kepolisian Sektor Teluk Ambon berhubungan dengan kedatangan presiden di Ambon.

“Dengan alasan kedatangan Pak Jokowi jadi tidak boleh jualan,” jelasnya

Sementara itu, Kapolsek Teluk Ambon yang dikonfirmasi perihal penutupan sementara itu mengaku area sepanjang kurang lebih 200 meter itu bukan diperuntukan untuk berjualan.

Jadi seharusnya tidak boleh ada aktifitas usaha di kawasan yang selalu ramai sore hingga malam hari itu.

“Memang karena wilayah di Kota Jawa itu bukan untuk berjualan, bisa dicek di Disperindag,” tandasnya. (*)

 
 

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved