Breaking News:

Korupsi Dana Desa

Korupsi Dana Desa di Pulau Buru Rp. 2,1 Miliar Naik Tahap Penyidikan

Naiknya status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan setelah penyidik melakukan ekspos di Kantor Kejari Buru, Rabu (23/3/2021) kemarin.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, Muhtadi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, resmi menaikan status kasus dugaan korupsi ADD-DD Skilale, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru ke tahap penyidikan.

Naiknya status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan setelah penyidik melakukan ekspos yang digelar di Kantor Kejari Buru, Rabu (23/3/2021) kemarin.

Kajari Buru, Muhtadi menegaskan, pihaknya memiliki alasan kuat untuk menaikan status dugaan korupsi penyalahgunaan dana desa itu ke tahap penyidikan lantaran cukup bukti.

“Kita sudah ekspos perkara penyalahgunaan dana desa di Skilale. Dalam ekspos ini, kita tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan, karena bukti-bukti korupsi cukup kuat,” kata Muhtadi.

Baca juga: Batal Tinjau Vaksinasi Secara Langsung, Jokowi Bakal Pantau Vaksinasi di Buru Secara Virtual

Baca juga: Setelah Dua Kali Mangkir, Kepala Satpol PP Bursel Akhirnya Diperiksa dalam Korupsi Seragam Linmas

Muhtadi menjelaskan, pihaknya menemukan indikasi kuat adanya mark up atau penggelembungan harga dalam pengelolaan dana desa itu, sehingga kasus tersebut resmi naik status ke penyidikan.

“Setelah menggali keterangan beberapa pihak, terdapat indikasi kuat dugaan penyalahgunaan dana desa,” bebernya.

Dalam kasus tersebut, pihaknya juga menemukan adanya sejumlah kegiatan fiktif, dengan ditemukannya kwitansi fiktif dalam laporan pertanggungjawaban.

Muhtadi melanjutkan, dugaan sementara kasus ini merugikan negara kurang lebih Rp. 500 juta.

Pada tahun 2019, Desa Skilale mendapatkan dana desa sebesar Rp. 2,1 miliar. Dana itu dicairkan dalam tiga tahap.

Sayangnya dana itu dibelanjakan tanpa ada pertanggungjawaban. Kepala desa telah mengakui terlibat dalam penyalahgunaan dana desa ini. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved