Senin, 18 Mei 2026

Vaksinasi Covid 19

Bupati Maluku Tengah Belum Divaksin, Ternyata Ini Alasannya

Hingga saat ini, Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua belum juga melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Lukman Mukaddar
Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, usai melakukan pertemuan bersama anggota PPNI di Pandopo Bupati Masohi, Rabu (17/3/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM – Hingga saat ini, Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua belum juga melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Padahal dia mengaku telah siap menjalani vaksinasi Covid-19.

Selain itu, vaksinasi terhadap lansia juga telah dilaksanakan sepekan lalu.

“Karena saat ini masyarakat lansia dengan umur 60 tahun sudah dapat menerima vaksin, maka dari itu kami pastikan siap divaksin kapan saja jika Satgas Kabupaten telah menyiapkan waktunya,” ujar Bupati kepada wartawan di Masohi, beberapa waktu lalu.

“Kalau vaksin saya siap saja mau hari ini besok atau lusa tetap saya siap,” lanjutnya.

Bupati dua periode itu sempat gagal menjalani vaksinasi di hari pertama bersama dengan para pejabat dan forkopimda di RSUD Masohi, Januari lalu.

Baca juga: Bupati Maluku Tengah: Pedagang yang Menolak Divaksinasi Akan Dicabut Izin Usahanya

Baca juga: Wakil Bupati Maluku Tengah Siap Jadi Lansia Pertama Suntik Vaksin

Dia gagal divaksin, karena faktor usianya yang kini sudah capai 60 tahun lebih.

Seperti diketahui, saat ini sudah berusia 64 tahun dan masuk kategori lansia.

Rencananya, dia akan menjalani vaksinasi massal bersama lansia. Namun, hingga saat ini belum jelas kapan vaksinasi tersebut akan dilaksanakan.

Dinas Kesehatan belum menetapkan jadwal vaksinasi kepada orang nomor satu di Kabupaten Maluku Tengah itu.

Bukan hanya Tuasikal, Wakil Bupati Malteng Marlatu Leleury pun telah menegaskan siap divaksin.

"Iya, tetap siap kalau sudah ada nanti, ya sebagai pejabat publik kita harus siap. Kalau sesuai dengan prosedur saya siap menjadi lansia pertama disini," kata Leleury di ruang kerjanya, Sabtu (13/3/2021) pagi.

Leleury siap jadi yang pertama agar menjadi percontohan sekaligus mengajak masyarakat agar mengikuti vaksinasi Covid-19.

Dia pun menghimbau warga agar bisa segera mendatangi layanan kesehatan setempat untuk pelaksanaan vaksinasi.

"Satu-satunya jalan untuk menyelesaikan pandemi adalah dengan imunisasi melalui vaksin," ujarnya.

"Jadi kalau kata BPOM aman dengan efek samping yang minimum dan dengan prosedur yang harus dijalankan saya rasa masyarakat tidak perlu ragu," imbuhnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved