Korupsi Dana Desa
Dalam Tahap Penyidikan, Jaksa Terus Periksa Saksi Kasus Korupsi Dana Desa Haria
Kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah sudah dalam tahap penyidikan.
Penulis: Salama Picalouhata | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Salama Picalouhata
MALUKU TENGAH, TRIBUNAMBON.COM - Kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah sudah dalam tahap penyidikan.
Kacabjari Saparua, Ardy mengatakan, pihaknya terus memeriksa sejumlah pihak terkait dugaan korupsi ADD dan DD Tahun 2018 senilai Rp 2 miliar itu untuk mencari alat bukti yang cukup.
“Kita terus periksa saksi-saksi terkait,” katanya melalui WhatsApp, Sabtu (13/3/2021).
Ardy menambahkan, pihak-pihak yang dianggap mengetahui pengelolaan ADD dan DD Haria akan tetap dimintai keterangan.
“Jadi masih berjalankami akan terus nmencari tahu dana yang digunakan tidak sesuai peruntukkannya,” ujarnya.
Baca juga: Politisi Nasdem di Maluku Tengah Diduga Terlibat Kasus Korupsi Dana Desa
Pihaknya resmi menaikan status kasus dugaan korupsi ADD-DD Haria tahun 2018 senilai Rp 2 miliar ke tahap penyidikan, Januari lalu.
Meski begitu, pihaknya belum resmi menetapkan tersangka kasus dengan nilai anggaran Rp 2 milyar tahun anggaran 2018 itu. Alasannya proses penyidikan baru dimulai.
Untuk diketahui, dugaan korupsi ADD dan DD Haria Tahun 2018 senilai Rp 2 miliar, dilaporkan masyarakat setempat.
Laporan yang telah disampaikan masyarakat itu telah dilengkapi bukti-bukti adanya dugaan korupsi ADD dan DD yang diduga melibatkan sejumlah staf desa.
Anggaran tersebut diperuntukan bagi pembangunan sejumlah item proyek, diantaranya pemberdayaan masyarakat, pembangunan lapangan voli, jalan lingkungan, gedung PAUD, jambanisasi, dan rumah layak huni.
Diduga oknum-oknum di pemerintah Negeri Haria melakukan mark up dalam setiap pembelanjaan item proyek. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ilustrasi-kasus-korupsi.jpg)