Breaking News:

Hari Peduli Sampah Nasional

Dalam Waktu 2 Jam, Warga Telutih Bersihkan Sampah  di Pantai Sepanjang 10 Kilometer

Sebagian besar sampah yang dipungut adalah jenis sampah plastik, lainnya sampah rumah tangga.

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Salama Picalouhata
Courtesy/ dr. George Raden Mas Said
Warga Kecamatan Telutih membersihkan sampah di pantai, Minggu (21/2/20201). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

TRIBUNAMBON.COM - Dalam dua jam, warga lima desa di Kecamatan Telutih bersihkan sampah yang bertebaran di pantai sepanjang 10 kilometer.

Pembersihan sampah ini melibatkan lebih dari 200 warga, termasuk anak-anak usia sekolah.

“Lima desa itu yakni Laimu, Hunisi, Yamalatu, Lahakaba dan Ulahaan. Masing-masing desa, sebanyak 30 sampai 50 orang terlibat dalam aksi bersih pantai itu,” ujar tenaga kesehatan Puskesmas Kec. Telutih, dr. George Raden Mas Said kepada TribunAmbon, Minggu (21/2/2021).

Sebagian besar sampah yang dipungut adalah jenis sampah plastik, lainnya sampah rumah tangga.

Dokter yang  akrab dipanggil Joe ini, mengaku tidak menghitung total sampah yang berhasil dipungut.

Namun dia memastikan sampah di pantai sepanjang 10 kilometer itu bersih dalam waktu dua jam, terhitung sejak pukul 08.00 Wit hingga 10.00 Wit, Minggu.

“Estimasi waktu dua jam agar lebih efektif saja, dua jam itu jadi tolak ukur,” katanya.

Lanjutnya, aksi bersih sampah itu dilakukan untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Pelaksanaannya sendiri dimotori oleh para tenaga kesehatan Puskesmas Laimu. 

Dia berharap, kedepannya warga memiliki inisiatif sendiri untuk membersihkan sampah serta tidak membuang sampah di pantai.

“Sampah yang dibuang ke pantai, akan kembali ke pantai,“ katanya.

Menurutnya, warga cukup antusias dengan kegiatan ini. Dia pun akan mendorong agar kegiatan serupa bisa rutin digelar.

“Kita pengennya sih kedepannya bisa mengajarkan masyarakat membedakan mana sampah plastik dan sampah basah.  Nantinya sampah basah bisa dibuat pupuk dan sampah plastik bisa dimanfaatkan ke hal yang lain seperti ecobrik,” ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved